INDUSTRY.co.id - Karawaci - Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan bersama dengan jajaran Direksi Bapak Daniel Phua, Ibu Monica Surjapranata, dan Bapak Varun Khanna menyampaikan hasil pencapaian finansial dan operasional Siloam pada tahun 2021 dalam kegiatan Pemaparan Publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Periode Mei 2022

Dalam pemaparan tersebut, Siloam Hospitals mencatat kinerja financial yang luar biasa untuk tahun 2021. Pada tahun 2021, Siloam mencatat  pendapatan sebesar 7,6 triliun rupiah, meningkat 33% dibandingkan dengan tahun 2020. EBITDA tercatat  pada tahun 2021 adalah sebesar 1,96 triliun rupiah, meningkat 64% dibandingkan dengan tahun 2020.

Margin EBITDA untuk tahun 2021 adalah 26 %, meningkat dari 22% pada tahun 2020. Laba Bersih Siloam pada tahun 2021 tercatat sebesar 700 miliar rupiah, meningkat 459% dibandingkan dengan tahun 2020.

Margin laba bersih untuk tahun 2021 adalah 9%, meningkat dari 2% pada tahun 2020.

Sementara itu, Arus kas bebas  tercatat sebesar 1,5 triliun rupiah pada tahun 2021, dan di akhir periode FY21, posisi Kas Bersih Siloam  berada di angka 1,9 triliun rupiah.

"Kinerja finansial dan posisi kas bersih Siloam yang kuat memberikan  peluang besar untuk pertumbuhan dan investasi berkelanjutan dalam bisnis kami", tutur Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan.

Volume pasien rawat jalan (Outpatient Visits) dan rawat inap (Inpatient

Admission) mengalami peningkatan setiap bulannya sejak bulan Juli tahun 2021. Akibat penurunan kasus  COVID pada tahun 2022.

Pandemi Covid-19

Dalam RUPS Tahunan, Mei 2022, Siloam Hospitals turut melaporkan laporan akan dampak dari

COVID 19 di kuartal 4 telah menurun. Di kuartal ke empat, Siloam Hospitals merawat 299 pasien COVID dibandingkan dengan 6.925 pasien di  kuartal ke tiga tahun 2021. Walau terdapat kenaikan kasus COVID di kuartal pertama tahun 2022, tingkat  kasus kristis lebih rendah dibandingkan varian Delta di tengah tahun 2021.

"Kami berharap COVID dapat  berubah dari pademi menjadi endemi dan varian lain di masa depan akan memiliki dampak yang lebih  rendah di masyarakat dibandingkan yang lalu", ungkap Darjoto Setyawan.

“Dalam situasi Pandemi Covid 19, Siloam Hospitals dapat memainkan peran dalam testing, perawatan dan vaksinasi di Indonesia untuk  melawan pandemi. Kami tentu menantikan masa di mana dunia bebas dari dampak varian COVID dan  masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan mereka seperti masa sebelum pandemi", imbuh Presiden Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Bapak Darjoto Setyawan.

 

 Investasi Digital

Siloam terus berinvestasi dalam kemampuan digitalnya untuk menarik lebih banyak pasien. Pasien yang  menggunakan layanan digital berkontribusi sebesar 6% terhadap total volume pada Januari tahun 2021 dan pada bulan Januari 2022, kontribusi ini meningkat menjadi 15%. Di kota Jakarta sendiri berkontribusi  sebesar 25% dari pasien yang menggunakan layanan digital. Pencapaian ini akan terus meningkat dan akan mempengaruhi bisnis dalam pertumbuhan volume pasien.

Pasien yang menggunakan sarana digital untuk mendaftar layanan medical check-up telah meningkat

pada tahun 2021. Layanan medical check-up yang didapatkan dari sarana aplikasi digital bertumbuh  sebesar 546% pada tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020.

"Pertumbuhan ini akan terus meningkat  pada tahun 2022", tutur Varun Khanna, senior Direktur Siloam Hospitals dikesempatan berikutnya.