INDUSTRY.co.id - Dalam upaya untuk meningkatkan pariwisata, Israel telah mengumumkan untuk menghapus pengujian tes Covid-19 pra-kedatangan bagi wisatawan mulai 21 Mei 2022.
Pembaruan perjalanan Covid-19 terbaru dibagikan oleh Kementerian Pariwisata Israel di mana dikatakan bahwa aturan tersebut akan mulai berlaku pada pukul 12:01 pagi pada 21 Mei 2022 dan itu akan berlaku untuk wisatawan yang divaksinasi dan tidak divaksinasi.
Negara ini juga menghilangkan syarat tes Covid-19 pada saat kedatangan, sehingga memudahkan wisatawan. Tetapi pengunjung masih harus mengisi formulir pernyataan masuk sebelum keberangkatan mereka.
"Perkembangan baru dalam persyaratan pengujian dan masuk Israel ini adalah langkah fantastis lainnya untuk dapat menyambut pengunjung kembali ke Israel," kata Eyal Carlin, komisaris pariwisata untuk Amerika Utara, dikutip dari Times of India, Sabtu (21/5/2022).
Dia lebih lanjut mengatakan bahwa dengan wisatawan merencanakan perjalanan musim panas dan musim gugur mereka sekarang, ini akan membuat perjalanan ke Israel lebih sederhana. Departemen pariwisata berharap bahwa relaksasi baru dalam pembatasan ini akan memungkinkan lebih banyak pengunjung untuk menikmati negara ini.
Sampai sekarang, pengunjung ke Israel perlu menunjukkan tes PCR negatif mereka yang diambil dalam waktu 72 jam atau tes antigen cepat negatif yang diambil dalam waktu 24 jam. Mereka juga perlu diuji dengan tes PCR lain setibanya di Israel dan tetap diisolasi di kamar hotel sampai mereka mendapatkan hasil negatif atau hingga 24 jam.
Jika seorang wisatawan menderita Covid-19 dan telah pulih, dia perlu menunjukkan bukti itu alih-alih tes PCR. tetapi sekarang, semua aturan ini akan dilonggarkan dan masuk ke negara itu akan menjadi lebih mudah dan bebas.