Tak Hanya di Indonesia, RYTHM Foundation dan ASA Foundation Bantu Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan di Thailand

Oleh : Hariyanto | Rabu, 18 Mei 2022 - 14:34 WIB

 RYTHM Foundation dan ASA Foundation Bantu Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan di Thailand
RYTHM Foundation dan ASA Foundation Bantu Pemberdayaan Perempuan dan Pendidikan di Thailand

INDUSTRY.co.id - Jakarta - ASA Foundation bersama dengan RYTHM Foundation, bagian dari QI Group atau lebih dikenal dengan QNET untuk memberikan dan meningkatkan nilai-nilai sosial, baru-baru ini mengumumkan peluncuran proyek pemberdayaan masyarakat kolaboratif baru yang bertujuan untuk mengubah kehidupan anak perempuan dan perempuan yang kurang mampu di pedesaan Thailand.

Melalui proyek ini, penerima manfaat akan menerima pelatihan peningkatan kapasitas untuk memberdayakan mereka dalam mengembangkan solusi berkelanjutan untuk masalah yang mempengaruhi lingkungan fisik, sosial, ekonomi, dan budaya mereka.

Inisiatif tiga tahun menggabungkan kekuatan pendidikan dan olahraga untuk mendorong perubahan sosial dan akan dimulai pada awalnya dengan melatih 60 wanita, termasuk ibu tunggal dan wanita dari keluarga berpenghasilan rendah antara usia 21 hingga 35 tahun sebagai fasilitator program.

Proyek ini mempromosikan intervensi mata pencaharian berbasis masyarakat untuk memastikan kepemilikan karena mereka membekali perempuan dengan keterampilan bisnis termasuk melatih mereka dalam kewirausahaan, literasi keuangan, pengambilan keputusan, kepemimpinan dan banyak lagi.

Ini akan memberikan pengembangan keterampilan hidup abad ke-21 yang penting yang mencakup komunikasi yang efektif, hubungan interpersonal, pembangunan karakter, empati, pemikiran kritis serta keterampilan berpikir kreatif dan banyak lagi, untuk pengembangan tenaga kerja di masa depan.

Tujuannya adalah agar para wanita yang memiliki keterampilan tinggi ini kemudian pergi ke komunitas mereka sebagai fasilitator untuk melatih kaum muda dengan keterampilan baru mereka dan berdampak pada perubahan yang bertujuan.

Proyek ini bertujuan untuk memungkinkan intervensi sosial yang berpotensi menguntungkan lebih dari 10.000 perempuan dan gadis muda yang kurang beruntung di negara ini. Ini juga akan menempatkan penekanan keseluruhan pada keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat untuk memungkinkan mereka melindungi diri dari penyakit, bencana, dan eksploitasi.

“Sangat penting bagi kami untuk merancang proyek ini menjadi berbasis komunitas karena kami tidak hanya ingin memastikan peningkatan akses ke sumber daya dan peluang, tetapi juga memungkinkan komunitas untuk mengambil kepemilikan dan menjadi arsitek desain sehingga mereka dapat melanjutkan upaya peningkatan kapasitas dan pemberdayaan ini lama setelah jangka waktu tiga tahun untuk proyek ini berakhir,” kata Head of RYTHM Foundation, Santhi Periasamy yang dikutip INDUSTRY.co.id, Rabu (18/5/2022).

"RYTHM Foundation, Inisiatif Dampak Sosial QI Group atau filosofi sosial yang diusung oleh QNET. RYTHM, akronim untuk 'Raise Yourself To Help Mankind,' adalah inti dari semua yang kami lakukan. Ini mewakili keyakinan mendasar kami pada potensi yang melekat untuk bangkit di atas dan melampaui tantangan kami menuju masa depan yang lebih cerah. Kami memiliki misi untuk mengubah dunia – satu orang, satu komunitas, satu tujuan pada satu waktu," katanya.

“RYTHM Foundation berusaha untuk memperkuat aspirasi dan tanggung jawab QI Group atau QNET dalam memainkan peran penting dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sesuai United Nations (UN),” tegas Santhi Periasamy.

Sementara itu Lee Hawkins, Founder & Technical Advisor ASA Foundation mengatakan bahwa ASA Foundation sangat senang dapat memulai proyek perdananya di Thailand dengan RYTHM Foundation. "Mereka adalah mitra kami yang sudah ada, dan kami telah memiliki rekam jejak yang hebat bersama dengan proyek pemenang penghargaan kami di Indonesia. Kami menantikan untuk memulai bab berikutnya dan kami berharap kolaborasi ini akan menghasilkan peningkatan kualitas hidup yang luar biasa bagi kaum muda dan perempuan yang terpinggirkan di Thailand dan di seluruh kawasan ini," ujar Lee.

Pembukaan cabang Fundation RYTHM di ibu kota Thailand adalah langkah pertama dalam rencana Fundation untuk menanamkan akar yang lebih dalam di Asia Tenggara dan dampak sosialnya ke kawasan Indo-China. Berkantor pusat di Hong Kong dengan kantor operasi regional di Malaysia, Fundation telah mengimplementasikan proyek dampak sosial yang sukses di Asia Selatan, Malaysia, Indonesia, dan Afrika Sub-Sahara selama bertahun-tahun dan sekarang bermaksud untuk memperluas jangkauannya untuk mendukung masyarakat yang kurang terlayani di Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Myanmar.

Proyek baru berjudul “Pengembangan Kapasitas Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Pengembangan Pendidikan Mata Pencaharian untuk Perempuan Muda dan Dewasa Muda yang Kurang Mampu” ini mengikuti keberhasilan proyek kolaborasi serupa antara RYTHM Foundation dan ASA Foundation di Subang, Jawa Barat, Indonesia yang kemudian memenangkan penghargaan penghargaan emas di Indonesia SDGs Awards 2021.

Proyek ini juga merupakan usaha tiga tahun yang dimulai pada tahun 2019 untuk mempromosikan elemen inklusi, pemberdayaan, dan pengembangan pendidikan untuk 30 guru perempuan dan lebih dari 5.000 pemuda dari semua kemampuan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Maulana Ardiansyah

Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:56 WIB

Maulana Ardiansyah Penyanyi Spesialis Trending Topik di YouTube, Siap Menghibur Pewarta Hiburan

Penyanyi banyak trending topik Maulana Ardiansyah, dan salah satunya single terbarunya, Dermaga Biru kini tengah trending menyatakan kesiapannya untuk hadir pada acara Launching MARS Forwan…

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:01 WIB

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS), produk kopi Indonesia pada tahun 2021 mencapai lebih dari 774 ribu ton. Hal itu menjadikan…

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putri Putri TNI Polri (FKPPI)/Kepala Badan Negara FKPPI Bambang Soesatyo

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:59 WIB

Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda

SIMPANAN dana pemerintah daerah (Pemda) di bank yang mencapai Rp 200,75 triliun itu untuk apa dan mau diendapkan sampai kapan? Pertanyaan ini layak dikedepankan, karena pembangunan nasional…

Ilustrasi Bandara

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:45 WIB

Bandara Internasional Batam Resmi Kelola Bandara Hang Nadim Batam

Jakarta-Pada hari Jum’at, 24 Juni 2022 telah dilaksanakan penandatanganan serah terima pengoperasian Bandara Internasional Hang Nadim dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan…

Meriahkan HUT Jakarta ke 495, Jakkon Gelar Acara Bertajuk Merawat Budaya Lokal

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:38 WIB

Meriahkan HUT Jakarta ke 495, Jakkon Gelar Acara Bertajuk Merawat Budaya Lokal

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-495, PT. Jakarta Konsultindo menggelar berbagai acara antara lain dengan cara syukuran, doa Bersama, tumpeng mini dan nasi kucing,…