Lelang Gula Rafinasi Berikan Kepastian Bagi Pelaku Usaha Industri Kecil dan Menengah

Oleh : Hariyanto | Minggu, 18 Juni 2017 - 12:21 WIB

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)
Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Langkah Kementerian Perdagangan membuka akses bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya industri makanan-minuman, untuk mendapat gula rafinasi dinilai tepat. Selama ini, UKM harus berebut mencari gula rafinasi dan sering tidak mendapat jatah dari pabrik-pabrik gula rafinasi.

"Kami senang karena lelang ini bisa memberi kepastian ketersediaan barang dan harga yang kompetitif. Kami tidak minta harga murah, tetapi harga yang wajar dan barangnya ada. Ini yang kami perjuangkan sejak 2006," ujar Suyono, Ketua Koperasi Ritel Tambun dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/6/2017).

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 16/M-DAG/PER/2017 tentang perdagangan gula kristal rafinasi (GKR) melalui pasar lelang komoditas. Dengan keluarnya peraturan ini, GKR hanya diperdagangkan melalui mekanisme pasar lelang komoditas yang dijalankan secara online.

Selama ini, menurut Suyono, pelaku UKM mendapat gula rafinasi dari mana saja, tanpa kejelasan, dengan harga yang tidak terkendali.

"Pelaku UKM makanan-minuman tahu bahwa gula rafinasi itu bagus. Kualitasnya bagus dan umurnya panjang sehingga permintaan dari UKM selalu naik," ujar Suyono yang juga mengkoordinir ribuan anggota Asosiasi IKM (Industri Kecil dan Menengah) Agro Jawa Barat.

Menurut Suyono, selama ini sangat susah bagi UKM mendapat gula dan dia bersama anggotanya dapat merasakan tidak semua produsen gula rafinasi pro pada kebutuhan orang kecil. Saat ini, pembelian skala kecil hanya bisa dilakukan melalui distributor.

Akibatnya, harga lebih tinggi dibanding industri besar yang bisa bertransaksi ke pabrik. Dengan mekanisme baru, pasar lelang GKR bersifat online dan real time dengan metode permintaan beli (bid) dan penawaran (offer) pada volume 1, 5 dan 25 ton.

"Dengan lelang ini, yang juga sangat penting bagi kami adalah adanya jaminan kontinuitas pasokan kepada kami dari pabrik, sehingga produksi kami juga bisa kontinu," ujar Suyono.

Suyono percaya produk UKM makanan-minuman akan lebih bersaing jika mendapat kepastian pasokan yang membuat harga produk UKM semakin kompetitif.

"Lelang ini cara yang bagus, transparan, dan harus didukung semua pihak. Kami pengusaha kecil sudah capek ditendang-tendang ke sana-sini oleh pabrik-pabrik mencari gula rafinasi," tutup Suyono.

Pada kesempatan berbeda Sekretaris Jenderal Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Nur Khabsin menyambut baik kebijakan pemerintah melakukan lelang GKR.

 "Sistem tersebut menjawab persoalan rembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi. Aneh jika ada pihak yang meminta agar dibatalkan. Kalau ada yang alergi terhadap ide sistem lelang GKR, maka patut dicurigai bahwa orang tersebut pro perembesan," ujar Khabsin. (Hry/ ipe)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…

Rapat pleno Pengurus PWI Pusat

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:13 WIB

PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum Pembuat Sertifikat UKW Palsu

Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW tersebut merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:30 WIB

Industri Keramik Kalang Kabut Harga Gas Tak Kunjung Turun, Asaki Beri Ultimatum PGN Hingga Menkeu

Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) mendesak PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sebagai suplier utama gas untuk industri agar segera bisa menyesuaikan sesuai Keputusan Menteri (Kepmen)…

Petani sedang garap sawah menggunakan traktor

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:28 WIB

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik. Tercatat, ekspor pertanian April 2020 sebesar US$ 0,28 miliar…