INDUSTRY.co.id - Arab Saudi bertujuan untuk menargetkan lebih dari 70 juta kunjungan wisatawan tahun ini setelah menarik 62 juta tahun lalu. Seorang pejabat pariwisata mengatakan pada hari Senin, (10/5/2022), hal tersebut merupakan dorongan bersama Kerajaan konservatif untuk meningkatkan industri perjalanannya.

Advertisement

Melansir dari laman middleeastmonitor, Arab Saudi adalah tujuan keagamaan utama, dengan jutaan orang mengunjungi dua kota suci Islam di Mekah dan Madinah setiap tahun untuk melakukan haji dan umrah.

Kerajaan dalam beberapa tahun terakhir mulai mempromosikan perjalanan liburan sebagai bagian dari strategi yang bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi dari minyak, yang dipelopori oleh penguasa de facto, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Advertisement

Diketahui, kunjungan naik 130 persen pada kuartal pertama 2022, dibandingkan dengan kuartal terakhir 2019 menurut CEO Otoritas Pariwisata Saudi, Fahd Hamidaddin.

"Saya pikir rekor perjalanan domestik tertinggi kami adalah tahun lalu. Dan pada pemulihan umum dari total perjalanan, kami mengungguli dunia, kami mengungguli wilayah ini dalam hal pemulihan kami mencapai 72 persen dari tingkat pra-pandemi," katanya.

Advertisement

"Saya akan mengatakan ini untuk pertama kalinya kami menyaksikan lebih dari 130 persen versus tingkat pra-pandemi," kata Hamidaddin, menambahkan ini berkaitan dengan segmen pariwisata rekreasi saja, dan tidak termasuk perjalanan keagamaan.

Arab Saudi mengharapkan untuk membuka pintu beberapa proyek yang berfokus pada pariwisata selama beberapa tahun ke depan, termasuk proyek Laut Merah, sebuah pengembangan kelas atas yang akan menampilkan resor di pulau-pulau dan pedalaman.

Advertisement

"Kami sangat senang melihat Dubai sukses, sama seperti Yordania, sama seperti Mesir, semuanya pulih dan berkembang. Dan kami ingin memainkan peran kami dan kami percaya bahwa kesuksesan kami adalah kesuksesan bagi semua orang," jelas Hamidaddin.