Wow Dahsyat! Perputaran Uang dari Kota ke Tujuan Mudik Diperkirakan Capai Rp54 Triliun

Oleh : Ridwan | Minggu, 01 Mei 2022 - 06:10 WIB

Ilustrasi mudik
Ilustrasi mudik

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jadwal mudik IdulFitri 2022 sudah dimulai, masyarakat sudah bersiap untuk melakukan perjalanan pulang kampung setelah 2 (dua) tahun Pemerintah melarang melakukan perjalanan mudik akibat pandemi Covid 19.

Arus mudik tahun ini diperkirakan akan membludak dengan berbagai moda transportasi mulai dari kenderaan pribadi, motor, bus, travel, kapal laut, pesawat udara dan rental.

Sektor usaha transportasi baik darat, laut dan udara akan produktif selama musim liburan IdulFitri tahun ini dan meraup kenaikan omzet hampir 150 persen.

Survei Balitbang Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik akan mencapai sebanyak 85,5 juta orang dan sekitar 47 persen di antaranya akan menggunakan kendaraan jalur darat baik pribadi maupun umum.

Bangkitnya kembali mobilitas masyarakat ini perlu diiringi dengan standar pelayanan angkutan dengan prokes covid 19 ketat.

"Kita harus mampu melakukan mitigasi agar paska libur IdulFitri tahun ini tidak lagi terjadi kasus lonjakan Covid-19 yang nantinya memaksa Pemerintah melakukan pembatasan, tentu akan membuat ekonomi kita terpuruk kembali," kata Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta (30/4).

Dalam hal ini, lanjutnya, semua masyarakat harus memiliki kesadaran bersama agar mudik lancar kesehatan juga aman.

Kementerian terkait agar dapat melakukan pengawasan terhadap perusahaan operator angkutan darat, laut dan udara agar protokol Kesehatan dapat diterapkan selama mudik. Di daerah tujuan mudik juga diharapkan agar Pemerintah Daerah melalui Satgas Covid melakukan pengawasan agar masyarakat dalam merayakan Iduel Fitri tidak lengah menerapkan prokes," paparnya.

Menurut Sarman, perayaan dan masa libur IdulFitri di Indonesia merupakan momentum untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, karena menjadi puncak perputaran uang terbesar di Indonesia dan merata karena akan terjadi aliran uang yang sangat deras dari kota ke daerah tujuan mudik.

"Tingginya animo mudik ini akan menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan produktivitas berbagai sektor usaha. Sektor industri transportasi seperti bus, travel, rental, kreta api, kapal laut, pesawat udara diperkirakan akan mengalami omzet yang signifikan," terang Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah ini.

Dijelaskan Sarman, dalam perjalanan mudik baik dengan memakai kenderaan pribadi, motor dan angkutan umum akan berdampak pada sektor usaha restoran, warung makan, oleh oleh khas daerah, kebutuhan BBM, tiket tol dan tiket penyeberangan yang ke wilayah Sumatera.

Sedangkan sektor usaha di daerah tujuan mudik akan berdampak pada tujuan destinasi wisata, fashion/baju muslim, UMKM setempat, kuliner, oleh-oleh khas daerah/souvenir, hotel, café, rental dan lain lain.

"Kita perkirakan akan terjadi perputaran uang dikisaran 28 - 42 triliun rupiah selama libur IdulFitri ini. Dengan asumsi jika jumlah yang mudik sekitar 85 juta orang dan  rata rata per keluarga 3 orang maka jumlah yang mudik lebih kurang 28 juta keluarga. Jika rata-rata per keluarga membawa minimal 1 juta saja maka uang yang mengalir ke daerah paling sedikit 28 triliun, jika membawa rata-rata 1,5 juta/keluarga maka potensi perputaran dikisaran 42 triliun," papar Sarman.

"Kita menghitung angka yang moderat dan minimal, mengingat sebahagian besar keuangan masyarakat kita masih belum pulih dan belum semua mendapatkan THR, namun semangat pulang kampung akibat dua tahun tidak bersilaturahmi menjadi dorongan hati yang tidak dapat terbendung," tambahnya.

Uang yang mengalir ke daerah mudik tersebut sekitar 25% dari uang tunai yang disiapkan Bank Indonesia untuk kebutuhan selama IdulFitri 2022 sebesar 175,2 triliun yang meningkat 13,42 persen dari periode yang sama tahun 2021.

Uang tersebut sekitar 58% persen mengalir paling banyak di Pulau Jawa antara lain ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jogyakarta, Jabodetabek dan Banten. Kemudian ke Wilayah Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Bali, NTB, Maluku/Papua.

Perputaran uang yang sangat besar ini akan menggenjot tumbuhnya konsumsi rumah tangga yang sangat tajam dan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II-2022 yang ditargetkan sebesar 7%.

Jika hal ini tercapai tentu akan dapat memberikan kontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2022 sebesar 5 s/d 5,5%. Artinya momentum IdulFitri tahun ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

"Tentu kita dari pelaku usaha berharap agar masyarakat agar tetap prokes selama perjalanan mudik dan merayakan IdulFitri bersama keluarga di kampung halaman. Kita belum bebas dari Covid 19, disiplin kita semua sangat diharapkan agar pasca liburan IdulFitri tidak terjadi kasus baru lonjakan Covid-19 yang akhirnya akan menghambat proses pemulihan ekonomi kita," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada penduduk daerah tujuan agar dapat memanfaatkan momentum liburan mudik tahun ini menjadi peluang usaha dengan menjual berbagai makanan khas daerah, batik serta souvenir khas daerah yang diminati para pemudik untuk dibawa kembali ke kotanya, sehingga liburan IdulFitri tahun ini dapat memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa.

"Kita doakan semua agar yang pulang kampung selamat dalam perjalanan dan juga selamat kembali ke kota masing masing dan meninggalkan susuatu yang berkesan bagi keluarga," tutup Sarman.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Direktur (Presdir) JNE, Mohamad Feriadi saat menerima plakat Ramadhan Bahagia oleh Bendahara Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) Ahmad Zuhdi

Jumat, 01 Juli 2022 - 22:54 WIB

Kunci Sukses PT JNE, Berbisnis Melibatkan Tuhan

PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjadi salah satu perusahaan logistik ternama di Tanah Air.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:52 WIB

Menkeu: Anggaran Perlinsos Naik Seiring Guncangan yang Dirasakan Masyarakat

Jakarta, Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, anggaran perlindungan sosial (perlinsos) mengalami kenaikan seiring dengan guncangan yang dirasakan oleh masyarakat.

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:41 WIB

Tegas! Sri Mulyani: Kami Tak Akan Lagi Berikan Program Pengampunan Pajak!

Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022), menegaskan pihaknya tidak akan lagi memberikan program pengampunan pajak.

Ikan Gurame Asam Manis (Foto: Instagram: dcost.seafood)

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:30 WIB

3 Rekomendasi Tempat Makan Seafood Nikmat, dijamin Bikin Ketagihan

Bagi kamu pecinta hidangan laut, ada satu rekomendasi restoran yang wajib kamu coba nih! Ya, namanya D'Cost, ini merupakan jaringan restoran seafood terbesar di Indonesia.

Direktur SDM dan Hukum PT ASABRI (Persero) Sri Ainin Muktirizka beserta jajaran menghadiri langsung Penanaman Pohon di Polda Kepulauan Riau

Jumat, 01 Juli 2022 - 18:16 WIB

ASABRI Tanam Pohon di Sejumlah Kesatuan Kepolisian

Dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-76 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2022, PT ASABRI (Persero) melaksanakan Program Pelestarian Alam melalui Penanaman Pohon di sejumlah kesatuan Kepolisian.