INDUSTRY.co.id - Jakarta - Merujuk data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi pada triwulan I-2022 mencetak rekor pertumbuhan tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir, atau tumbuh 28,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp219,7 triliun. 

Advertisement

Realisasi investasi triwulan I-2022 tersebut telah mencapai 23,5% dari target yang diamanahkan Presiden Joko Widodo sebesar Rp1.200 triliun pada tahun ini.

“Kami optimistis target tersebut bisa tercapai. Oleh karena itu, perlu adanya kepastian hukum dan kepastian usaha bagi para pelaku industri di Indonesia untuk mendukung iklim usaha,” tegas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Advertisement

Apalagi, lanjut Menperin Agus, perhelatan Presidensi G20 Indonesia akan menjadi momentum untuk membuka peluang dan menyampaikan potensi terhadap peningkatan kerja sama investasi, terutama di sektor industri.

“Pemerintah Indonesia akan mengoptimalkan ajang Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) untuk menggaet lebih banyak investor global khususnya dari negara-negara G20,” imbuhnya. 

Advertisement

Namun demikian, untuk mencapai sasaran ini, diperlukan langkah sinergi dan kolaboratif di antara seluruh pemangku kepentingan terkait.

Menperin Agus juga mengapresiasi kepada para pelaku industri yang kian agresif memperluas usahanya atau ekspansi di Indonesia. 

Advertisement

“Karena ini terbukti berdampak luas bagi pemulihan ekonomi nasional, termasuk pada peningkatan jumlah serapan tenaga kerja,” pungkasnya.