Gelar Pasar Tani di NTT, Wujud Komitmen Kementan Kawal Ketersediaan Pangan Pokok

Oleh : Wiyanto | Selasa, 26 April 2022 - 17:58 WIB

Pasar Tani Kementan di NTT
Pasar Tani Kementan di NTT

INDUSTRY.co.id-Kupang,- Kementerian Pertanian memiliki komitmen tinggi dalam memastikan dan mengawal ketersediaan bahan pangan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah saat meninjau Gelar Pasar Tani di Halaman Masjid Raya Nurussa'adah Kupang Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/4).

“Dua Minggu lalu kami ke NTT untuk memastikan validasi data ketersediaan dan pasokan di beberapa produsen (petani/peternak), pelaku usaha, distributor dan pasar-pasar di wilayah NTT dan semuanya dalam kondisi aman dan mencukupi,” kata Nasrullah. Ia katakan secara garis besar peta ketersediaan dan pasokan bahan pangan pokok di wilayah NTT dalam jumlah yang cukup dan relatif aman.

“Gelar Pasar Tani ini merupakan arahan Bapak Menteri Pertanian, dimana semua jajaran Kementerian Pertanian diminta untuk menyelenggarakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia,” ungkap Dirjen Nasrullah. Ia katakan, Gelar Pasar Tani sebagai media untuk mendekatkan masyarakat dengan petani produsen bahan pangan pokok, sehingga harganya lebih terjangkau.

Lebih lanjut Ia jelaskan, Pasar Tani yang diselenggarakan Kementan diharapkan dapat menjadi suatu sarana pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk melakukan kegiatan transaksi jual-beli produk pertanian yang dihasilkannya secara langsung kepada konsumennya.

“Kita harapkan dengan adanya Gelar Pasar Tani ini masyarakat di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang dapat mudah mengakses kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Nasrullah.

Gelar Pasar Tani diselenggarakan kerjasama antara Kementan dengan Pemerintah Daerah NTT dimulai dari tanggal 26 hingga 28 April 2022 yang pelaksanaannya secara berturut-turut di 3 lokasi, yaitu di Halaman Masjid Raya Nurussa'adah, Halaman Masjid Al- Baitul Qodim, dan Halaman Nurul Nurul, Kupang NTT.

Komoditi yang dijual di Pasar Tani adalah bahan pokok yang menjadi prioritas adalah beras, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir, serta produk olahan pertanian lainnya.

“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Pasar Tani ini dengan baik, beli secukupnya, tidak perlu panik karena pemerintah akan selalu mengawal ketersediaan dan pasokan bahan pangan agar semua masyarakat dapat menikmatinya”, tutur Nasrullah. “Gelar Pasar Tani ini nantinya tidak hanya dilaksanakan memjelang idul fitri saja tetapi juga hari besar keagamaan lain seperti natal dan tahun baru", lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laisodat mengatakan kegiatan Gelar Pasar Tani yang dirancang oleh Kementerian Pertanian ini sangat membantu untuk mengenalkan petani daerah, sehingga petani mampu secara langung memasarkan produk unggulan yang diproduksinya secara langsung kepada masyarakat di Nusa Tenggara Timur ini.

Menurut Viktor, selama ini petani belum mampu menjual sendiri hasil pertanian yang diproduksinya secara langsung kepada konsumen akhir, sehingga dengan adanya Pasar Tani ini, petani mendapatkan harga yang seharusnya. “Dengan adanya Pasar Tani menjelang Hari Raya Idul Fitri ini tentunya juga sekaligus dapat memperpendek mata rantai, sehingga harga yang diterima oleh masyarakat bisa lebih terjangkau,”imbuhnya

Gelar Pasar Tani ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat sekitar karena harga bahan pangan pokok yang dijual benar-benar lebih murah dari harga pasar pada umumnya, terutama masyarakat muslim di NTT yang saat ini sedang mempersiapkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian RI SYL telah memfasilitasi kegiatan pasar tani, kegiatan ini tentunya dapat memotivasi pelaku usaha untuk meningkatkan produk pertanian dan peternakan di Indonesia,” kata Viktor.

“Sekali lagi kami sampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Mentan karena dengan program-program unggulannya di bidang pertanian, maka ketersediaan bahan pangan pokok di NTT tercukupi dan aman,” ucapnya.

Lebih lanjut, Viktor ungkapkan, Ia bersama jajarannya akan terus mendorong perbaikan kepada pelaku usaha untuk mengembangkan peternakan dan pertanian, sehingga dapat menghasilkan produk sendiri yang berkualitas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pajak

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:42 WIB

8 Pajak Penghasilan yang Wajib Dibayar dan Dilaporkan Secara Online

Di negara manapun, termasuk Indonesia, pajak dapat memberikan kehidupan yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan pajak, masyarakat bisa menikmati infrastruktur mulai dari jalan, terminal, stasiun,…

Direktur Utama Yoshihiro Kobi mengatakan sepanjang kuartal I-2022, perseroan telah berhasil mencapai 41%

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:41 WIB

Ekonomi Mulai Pulih! Bekasi Fajar Optimistis Akan Penjualan Lahan Industri

Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada tahun ini menargetkan marketing sales lahan industri seluas 20 hektar dengan harga rata-rata penjualan Rp2,7 juta-3,5 juta/m2.

WINGS Group Indonesia Dukung Potensi UMKM Bangka Belitung

Selasa, 24 Mei 2022 - 15:03 WIB

WINGS Group Indonesia Dukung Potensi UMKM Bangka Belitung

Wings Group Indonesia, mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi…

Penari Bali (Dok. Kemenparekraf)

Selasa, 24 Mei 2022 - 14:30 WIB

5 Negara dengan Wisman yang Paling Banyak Mengunjungi Bali

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkapkan terdapat lima negara yang banyak menyumbang kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali yaitu Amerika Serikat, Australia, Inggris,…

Logo Starbucks Coffee

Selasa, 24 Mei 2022 - 12:15 WIB

Tutup 130 Gerai, Starbucks Resmi Keluar dari Rusia

Setelah hampir 15 tahun, Starbucks Corp mengatakan pada Senin (23/5/2022) akan keluar dari pasar Rusia. Hal ini dikarenakan jaringan kopi bergabung dengan McDonald's Corp dalam menandai berakhirnya…