PP Presisi Siap Dukung Pengembangan Halmahera Tengah

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 25 Maret 2022 - 18:39 WIB

Ilustasi peleburan nikel. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustasi peleburan nikel. (Dimas Ardian/Bloomberg)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Sejak awal tahun 2021, PP Presisi (PPRE) telah melebarkan diversifikasi usahanya ke sektor jasa pertambangan. Salah satu mega proyek jasa tambang PPRE berasal dari Weda Bay Nickel, yang mana lingkup pekerjaan PPRE mencakup mining development infrastructure seperti hauling road upgrading, stockpile development dan hauling services. Hingga Desember 2021 total perolehan nilai kontrak PPRE di Proyek Weda Bay Nickel telah mencapai Rp1,8Triliun atau menyumbang 32% dari total perolehan kontrak baru perseroan hingga Desember 2021. 

Weda Bay Nickel yang berada di wilayah Halmahera Tengah, Maluku Utara merupakan bagian dari Kawasan Industri Weda Bay Indonesia (IWIP). IWIP dibangun pada tahun 2018 dan mulai berproduksi pada tahun 2019. Sejak saat itu, Kawasan Industri tersebut terus mengembangkan pembangunan area dimana salah satunya dengan didirikannya pabrik-pabrik pengolahan hasil nikel seperti milik tenant utamanya yakni PT Yashi Indonesia Investment, PT Youshan Nickel Indonesia dan PT Weda Bay Nickel. Tidak hanya sebatas pabrik, infrastruktur lainnya pun akan turut dikembangkan bahkan hingga diluar area pertambangan dan Kawasan Industri IWIP.

Pada Kamis, 24 Maret 2022 Wakil Ketua DPRD Halmahera Tengah, Bapak Kabir Kahar; didampingi oleh Ketua Komisi I DPRD Halmahera Tengah, Anggota Komisi III DPRD, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah dan Kepala Bagian Persidangan dan P-UU Setwan Kabupaten Halmahera Tengah melakukan kunjungan ke kantor PP Presisi di Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen PPRE dan DPRD berdiskusi mengenai peran PPRE pada proyek pertambangan di Weda Bay Nickel maupun potensi pengembangan infrastruktur lainnya di daerah Halmahera Tengah dan Maluku Utara serta potensi penyerapan tenaga kerja lokal.

“Melihat kapabilitas dasar PPRE yang sangat beragam sebagai perusahaan kontraktor berbasis alat berat, tentunya menjadi potensi bagi PPRE untuk berperan dalam pembangunan infrastruktur Maluku Utara, khususnya di Halmahera Tengah tidak hanya di jasa pertambangan namun juga untuk pekerjaan-pekerjaan sipil infrastruktur lainnya”, ujar Bapak Kabir Kahar, selaku Ketua DPRD Halmahera Tengah. 

“Sebagai Anak Perusahaan BUMN, tentunya kami memiliki tanggungjawab sosial untuk juga mengembangkan putra daerah, yang telah kami lakukan melalui program perekrutan dan penyerapan tenaga kerja lokal di area Weda. Hingga saat ini, dari total tenaga kerja 34.47% nya berasal dari putra daerah. Tentunya angka tersebut dapat meningkat seiring dengan meluasnya lingkup pekerjaan PPRE disana (Weda Bay Nickel) dan pertumbuhan kebutuhan SDMnya. Namun demikian, sebagai perusahaan yang juga memiliki Tata Kelola dan mengedepankan kualitas, maka seluruh proses perekrutan maupun penyerapan tenaga kerja kami lakukan sesuai prosedur seleksi yang berlaku”, ujar Mhd Wira Zukhrial selaku Direktur Peralatan dan SCM dalam kesempatan diskusi tersebut. 

Selain dalam bidang ketenagakerjaan, PPRE juga turut mengembangkan lingkungan sekitar melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) seperti antara lain bantuan perbaikan sarana dan prasarana fasilitas keamanan, bantuan dalam fasilitas kemasyarakatan dan keagamaan, bantuan fasilitas dan infrastruktur pendidikan, bantuan pemakaian unit alat berat untuk digunakan dalam pembangunan infrastruktur sekolah, serta bantuan pembangunan infrastruktur jalan.  

“Peran kami saat ini sebagai kontraktor jasa tambang di Weda Bay Nickel tentu diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomis, namun juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif lewat pengembangan SDM dan Sarana-Prasarana di area tersebut”, ungkap Rully Noviandar, Direktur Utama PP Presisi dalam kesempatan yang sama. “Terkait potensi ke depan, tentunya kami akan siap dan bangga apabila kembali dipercaya oleh pemerintah setempat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur Halmahera Tengah. Lewat kapabilitas yang kami miliki baik di bidang jasa pertambangan dan civilwork serta dukungan ketersediaan alat berat yang memadai dalam kapasitas besar, kami yakin dan siap untuk mewujudkan hal tersebut”, tutup Rully. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Kamis, 26 Mei 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Hadiri Pernikahan Ketua MK dengan Idayati

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo turut bahagia atas kelancaran prosesi pernikahan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman dengan adik kandung Presiden…

Presiden Jokowi

Kamis, 26 Mei 2022 - 17:19 WIB

Pandemi Melandai, Presiden Jokowi Harap Aktivitas Seni dan Budaya Bangkit

Presiden Joko Widodo berharap melandainya pandemi menjadi momentum aktivitas seni dan budaya untuk bangkit kembali setelah terhenti selama dua tahun. Pernyataan ini disampaikan Presiden setelah…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Anindya Bakrie saat berfoto bersama Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:30 WIB

Bertemu Menteri Investasi Inggris, Bahlil Pastikan Kerja Sama RI-Inggris Bakal Diteken pada KTT G20 di Bali

Di sela kunjungan kerjanya ke Davos, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Investasi Inggris Lord Grimstone kemarin siang (25/5)…

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:00 WIB

Ini Kontribusi 50 Tahun HIPMI untuk Indonesia Menuju Era Keemasan

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sedang menuju era keemasan yang tahun ini akan menginjak usia 50 tahun. Anggota HIPMI di seluruh Indonesia akan tetap berjuang untuk membangun ekonomi…

Mentan SYL menyaksikan Porang yang akan diolah

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:52 WIB

Kementan Dukung Investor Bangun Pabrik Olahan Porang Skala Besar di Lombok Barat

Pabrik pengolahan porang menjadi tepung glukomanan berkadar 90 persen mulai dibangun di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.