Mulai 1 April, Hong Kong Akan Cabut Larangan Penerbangan, Karantina Akan jadi 7 Hari

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 23 Maret 2022 - 11:00 WIB

Hong Kong (Ist)
Hong Kong (Ist)

INDUSTRY.co.id - Dalam pembaruan perjalanan baru-baru ini, pemerintah Hong Kong telah mengumumkan rencana untuk mencabut larangan penerbangan internasional mulai 1 April. 

Dilansir dari laman Times of India, pemerintah mengatakan akan menghapus larangan itu dari sembilan negara termasuk Inggris, Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, India, Nepal, Pakistan, dan Filipina. Kota itu telah menempatkan larangan terbang di sebagian besar negara sejak Januari karena wabah Covid-19 varian Omicron.

Selain itu, Hong Kong juga akan mengurangi durasi karantina bagi wisatawan dari 14 hari menjadi tujuh hari. 

Carrie Lam, Kepala Eksekutif Hong Kong membuat pengumuman selama konferensi pers pada hari Senin. Namun, hanya wisatawan yang divaksinasi lengkap yang dites negatif sebelum memasuki kota yang akan diizinkan masuk.

"Para ahli berpendapat bahwa tidak tepat bagi kita untuk mencurahkan sumber daya yang terbatas untuk pengujian massal universal. Pemerintah SAR akan terus memantau situasi. Ketika kondisinya benar, kami akan mempertimbangkan apakah kami akan menerapkan pengujian universal wajib," kata Lam.

Perubahan ini diikuti oleh tinjauan sementara langkah-langkah Covid-19 di kota. Menjelaskan situasi secara rinci, Lam mengatakan bahwa mereka harus mendengarkan dengan cermat para ahli, baik secara lokal maupun dari daratan untuk strategi kesehatan masyarakat jangka panjang.

Sampai sekarang, Hong Kong akan mempertahankan langkah-langkah jarak sosial dan jika tidak ada lonjakan infeksi Covid-19, langkah itu akan dicabut secara bertahap mulai 21 April. Pemerintah juga akan mencabut larangan makan setelah pukul 18:00 bersama dengan pembukaan kembali gimnasium dan panti pijat.

Hingga Minggu, Hong Kong telah mencatat hampir 14.145 kasus Covid-19, terendah dalam tiga minggu. Selama puncaknya, kota itu mencatat lebih dari 50.000 kasus virus harian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Para anggota Direksi PT Summarecon Agung Tbk yang mengikuti acara paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (07/07/2022) di Jakarta. (Foto: Humas Summarecon Agung)

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:26 WIB

Kontribusi Usaha Summarecon Dukung Perekonomian Indonesia di Masa Pandemi

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menghadapi kondisi yang penuh tantangan untuk melalui masa pandemi Covid-19 dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun. Pasalnya, beragam pembatasan mobilitas yang…

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:22 WIB

Kementerian PUPR Benahi 8 Venue ASEAN Para Games 2022 di Kota Surakarta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membenahi sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Delapan…

Direktur Retail Banking BSI Ngatari (kiri) dan Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kanan) saat meresmikan Program Hujan Emas BSI 2022 di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta.

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:18 WIB

Dorong Investasi Emas di Masyarakat, BSI Lakukan Program Hujan Emas

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) mendorong minat masyarakat dalam berinvestasi khususnya melalui instrumen logam mulia atau emas lewat Program Hujan Emas.

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:17 WIB

Waspada ! Berekspresi di Sosial Media Ada Batasannya

Menurut laporan We Are Social, penggunaan internet di Indonesia untuk bersosial media menghabiskan 197 menit atau sekitar 3,2 jam per harinya. Seperti yang sudah kita tahu, media sosial digunakan…

Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Kamis, 07 Juli 2022 - 17:11 WIB

Fasilitasi Bisnis Industri Petrokimia, Bank OCBC NISP dan Chandra Asri Teken Fasilitas Pinjaman 10 Tahun Sebesar US$100 Juta

Pembiayaan yang diberikan oleh Bank OCBC NISP adalah bagian dari komitmen Bank untuk mendukung Chandra Asri agar dapat secara berkesinambungan mengembangkan bisnisnya.