Menparekraf Optimis Pariwisata Bali akan Segera Pulih

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 16 Maret 2022 - 14:00 WIB

Desa Candikusuma di Jembrana, Bali (Foto: Kemenparekraf)
Desa Candikusuma di Jembrana, Bali (Foto: Kemenparekraf)

INDUSTRY.co.id - Menyambut era endemi tak hanya masyarakat lokal yang antusias untuk kembali mengunjungi beragam destinasi wisata di Indonesia, khususnya Bali.

Pulau yang diapit pulau Lombok dan pulau Jawa tersebut akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum KTT G-20 tahun ini, menjadi tantangan bagi seluruh stakeholder untuk unjuk gigi, bertransformasi melalui kebijakan yang memulihkan industri pariwisata. 

Seperti judulnya Bali Kembali, kali ini Indonesia Marketing Association (IMA) mengundang stakeholder pariwisata Indonesia untuk bersama-sama mengulas kesiapan Bali mengakomodir kebutuhan wisatawan di masa yang akan datang, sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang memberlakukan bebas karantina bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Sandiaga Uno menyambut baik inovasi IMA mengadakan diskusi ini, disaksikan lebih dari 1000 peserta, pada sambutannya Sandiaga mengulas kebijakan bebas karantina di Bali yang baru diterapkan.

"Sejak 7 Maret 2022 kita membebaskan karantina, sejauh ini terlihat sukses. Alhamdulillah tidak ada kenaikan kasus, maka akan diperluas ke wilayah lain di Indonesia. Ini momentum baik indikator menuju ekonomi baru," katanya melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

"Dampak dari kebijakan ini tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu berbasis data. Pemerintah sangat optimis pemulihan pariwisata Bali dimulai tahun ini. Tingkat penghunian kamar hotel meningkat, kesempatan lapangan kerja semakin terbuka, UMKM semakin berdaya, mendorong UMKM menciptakan produk ekraf di Bali yang berkelas dunia," tuturnya.

Selain menghadirkan Sandiaga Uno, IMA juga menghadirkan Ni Luh Made Wiratmi, SE.,M.Si selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali, Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia, Hermawan Kartajaya selaku Founder Indonesia Marketing Association, dan Suparno Djasmin selaku Presiden IMA untuk berbincang virtual dalam acara IMA Webinar Series: “Bali Kembali: From Pandemic to Endemic in Hospitality Industry”, Selasa (15/3/21).

Suparno Djasmin selaku Presiden IMA periode 2021-2023 pada sambutannya menegaskan bahwa Bali dalam konteks pemasaran merupakan suatu brand. "Kami di IMA ingin turut berperan dalam melestarikan “brand” Bali ini dengan pengetahuan, keahlian dan jaringan yang dimiliki para anggota IMA di momentum recovery Bali," ujarnya.

Hermawan Kartajaya selaku Founder IMA sepakat dengan hal tersebut, baginya Bali sudah menjadi brand wisata tersendiri, top of mind di mata turis mancanegara. Tak ada urgensi untuk menjadi desa wisata super prioritas pemerintah. Maka Bali ‘baru’ pun tidak perlu dicanangkan, sementara desa wisata lainnya perlu mencontoh Bali dengan memaksimalkan potensi masyarakat dan memperkuat tradisi, tak hanya pada bergantung pada keindahan alam dan wilayahnya.

Hermawan juga menekankan aspek creative tourism bahkan di metaverse. Di era digital ini, tak jarang ditemui masyarakat Bali memanfaatkan virtual reality yang dipublikasikan di kanal YouTube untuk mempromosikan musik tradisional yang menciptakan experience baru bagi peminat Bali di seluruh dunia. 

Hal ini merupakan inovasi yang bisa diterapkan pelaku wisata Bali, agar tak semata-mata menjadi destinasi wisata yang indah dipandang, namun mampu memberi experience dari jarak jauh.

“Destinasi wisata lain bukan masalah tidak indahnya, yang menjadikan Bali destinasi pilihan adalah karena Tri Hita Karana, tradisi dan kerukunan masyarakatnya yang tak hanya melakukan persembahan setiap hari dan tetap kuat hingga saat ini. Maka tidak perlu menjadi Bali baru, tirulah masyarakat Bali yang terbuka untuk semua agama, status, tanpa membedakan apa-apa. Dahulu pertunjukan tarian Bali hingga 4 jam, namun masyarakat terbuka dengan masukan wisatawan mancanegara, maka akhirnya dipersingkat. Mental seperti ini perlu diterapkan oleh desa wisata lainnya di Indonesia.”, ujar Hermawan.

Menyusul pemulihan ekonomi, guru marketing yang akrab disapa HK ini menekankan menuju 2030, stakeholders perlu berfokus pada The New Economy yang mencakup tiga faktor Generation Z, Metaverse, dan SDGs. 

“Metaverse ini sedang bersaing, orang Bali sudah punya beberapa contoh, sudah ada gamelan di VR (Virtual Reality), ini permulaan daripada metaverse, disitu orang bisa beraktivitas yang meaningful. Terakhir, SDG contohnya Hotel Blossom di Canggu yang menyediakan aktivitas menanam pohon, atau Potato Head, beach club di Bali yang menyediakan Sweet Potato Lab," tuturnya.

Ni Luh Made Wiratmi, SE.,M.Si selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali mengungkap, sesuai dengan anjuran pemerintah, kali ini kita sudah menerima tamu wisatawan mancanegara dan domestik. 

"Kesiapan sebenarnya sudah lama sekali terutama untuk vaksin, masyarakat sangat menyambut booster agar wisatawan bisa datang ke Bali. Proses transformasi ini mesti melibatkan kolaborasi dari berbagai kalangan. Bicara soal wisata, tak lepas dari keberadaan moda transportasi," jelasnya.

Sementara, Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia menyatakan kami menyiapkan
rute baru penerbangan langsung dari negara-negara yang minatnya tinggi ke Bali untuk
tidak perlu transit di Jakarta, minggu lalu kami sudah buka rute dari Sidney. 

Saat ini, kita menerapkan booster kepada seluruh kru dan front liner, kita pastikan semua kru sudah lengkap vaksin. Selain itu, terdapat diskon selama travel fair, dan discount 80 persen untuk bagasi yang overweight.

Irfan berharap kembalinya jumlah angka wisatawan dapat menghidupkan kembali perekonomian masyarakat lokal. Harapannya tak hanya sekedar membeli oleh-oleh, tapi memborong oleh-oleh. 
“Produk UMKM tidak mahal, tapi respon ketika dibeli senang sekali. Respon yang paling menakjubkan adalah melalui pembelian ini”, ujar Irfan.

Kehadiran IMA Bali diharapkan dapat mengakselerasi kebangkitan ekonomi dengan mengajak pelaku usaha Indonesia membantu penerapan kegiatan usaha. IMA juga mengajak berkolaborasi untuk melakukan transformasi, sebagai katalisator pemulihan ekonomi.

“Besar harapan saya kedepannya IMA Bali dapat mendukung program pemerintah dan inovatif dalam upaya mempromosikan pariwisata bali yang aman dan nyaman di pasar mancanegara," sambut Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) selaku Wakil Gubernur Bali.

Keterlibatan konsultan pemasaran dalam upaya pemulihan pariwisata juga tertuang pada acara MarkPlus Tourism beberapa waktu lalu, yang juga menampilkan Cok Ace selaku Wagub Bali.

Diulas bagaimana creative tourism mampu merubah pola perilaku wisatawan yang sebelumnya berkutat pada foto-foto dan video di lokasi wisata, menjadi turut berpartisipasi aktif dalam aktraksi wisata, belajar, dan terlibat dengan nilai masyarakat setempat. Hal ini sejalan dengan ungkapan Hermawan sebelumnya, yang dapat diterapkan di desa-desa wisata di Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Infrastruktur listrik PLN

Senin, 27 Juni 2022 - 12:19 WIB

Dugaan PLN Hambat Industri Pasang PLTS Atap, Ketua Umum AESI: Menteri ESDM Harus Lapor Presiden

Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Fabby Tumiwa, menyarankan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melaporkan perihal kesulitan industri mendapatkan izin pemasangan…

Kurban Idul Adha (Dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 27 Juni 2022 - 11:40 WIB

Menag Terbitkan Panduan Pelaksanaan Kurban 1443 Hijriah

Jakarta-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.10 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Hari Raya Iduladha dan Pelaksanaan Kurban Tahun 1443…

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Chairman Foxconn Young Liu

Senin, 27 Juni 2022 - 11:30 WIB

Foxconn Siap 'Guyur' Investasi di Sektor Kendaraan Listrik Hingga IKN

Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn) menyatakan kesiapannya menanamkan investasi di Indonesia. Hal tersebut diutarakan Chairman Hon Hai Precision Industry Co. Ltd (Foxconn) Young Liu…

SHAREit

Senin, 27 Juni 2022 - 11:23 WIB

SHAREit Catat Pertumbuhan Bisnis Mencapai 220% di Tahun Fiskal 21/22

Perusahaan teknologi global, SHAREit Group, mengumumkan pertumbuhan bisnis yang signifikan di Tahun Fiskal 2021/2022. Pertumbuhan ini ditunjukkan dari pertumbuhan aplikasi-aplikasi SHAREit Group,…

Ketum IMI Serahkan Trophy Juara MXGP Samota kepada Tim Gajser

Senin, 27 Juni 2022 - 11:10 WIB

Ketum IMI Serahkan Trophy Juara MXGP Samota kepada Tim Gajser

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Gubernur NTB Zulkiflimansyah menyerahkan trophy juara kepada pemenang MXGP Indonesia 2022 Tim Gajser dari…