Melewatkan Waktu Bersama Keluarga Dengan Family Golf Sport ‘BoMer’

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 12 Maret 2022 - 17:42 WIB

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X melakukan pemukulan bola asap dalam pembukaan penghormatan acara BoMer Golf Tournament Pink Festival 2022
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X melakukan pemukulan bola asap dalam pembukaan penghormatan acara BoMer Golf Tournament Pink Festival 2022

INDUSTRY.co.id - Magelang - Borobudur & Merapi (BoMer) Golf Tournament Series 2022 kembali digelar di bulan Februari dengan menambah nuansa baru bertajuk pink festival. Hal ini sejalan dengan nuansa bulan Februari yang dikenal sebagai bulan penuh kasih sayang. Ketua Komite BoMer Golf Tournament Series 2022 B.A.

Hadisantoso menuturkan, turnamen ini dikaitkan pada hari Valentine yang jatuh setiap 14 Februari. Sehingga, ada beberapa peserta yang membawa serta pasangan dan keluarganya untuk ikut bermain golf.

Menurutnya, konsep valentine tidak harus mengenai loving and giving, tapi lebih kepada waktu bersama keluarga. "Valentine berarti keberkahan, cinta, kasih sayang, keluarga, dan lain sebagainya. Jadi, benang merahnya ada di keluarga. Mereka bisa mengajak istri atau anaknya bermain," ujarnya di Borobudur International Golf & Country Club (BIGCC), Magelang, Selasa (22/2/2022).

Hadi menyebutkan, pelaksanaan BoMer ini merupakan kerja sama dengan berbagai komunitas golf di DIY maupun Jawa Tengah. Setidaknya, ada 105 (Borobudur Golf 22/2) dan 115 (Merapi Golf 23/2) peserta dari berbagai daerah yang ikut meramaikan turnamen tersebut. Dari jumlah tersebut, mayoritas dipenuhi oleh usia antara 55 hingga 64 tahun. Sembilan diantaranya perempuan, dua lainnya masih terbilang junior.

Di masa pandemi seperti ini, akan lebih nyaman jika melakukan olahraga bersama dengan keluarga sendiri dibanding dengan orang lain. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Divisi Pemasaran Badan Otorita Borobudur (BOB) Ricky Harris Fadhila bahwa dengan kondisi pandemi Covid-19, justru masyarakat lebih nyaman untuk berkegiatan dengan orang terdekat. Seperti kelompok, komunitas, maupun keluarga dengan skala small group.

Menurut Ricky, dengan BoMer yang mengusung tema valentine, bisa jadi satu paket menarik bagi para keluarga yang hendak berolahraga sembari berlibur. "Misalkan, suaminya main golf, istri dan anaknya bisa jalan-jalan keliling Magelang," katanya.

Dengan konsep seperti itu, kata Ricky, akan menjadi pancingan awal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Magelang. Terlebih, BIGCC letaknya masih dalam lingkup kawasan super prioritas nasional (KSPN) Borobudur. Tentu, tidak hanya Candi Borobudurnya saja yang akan didatangi, melainkan kawasan di sekitar candi.

Terlebih, Ricky menambahkan, lapangan BIGCC mempunyai landscape yang tergolong baik. Terlebih, ditunjang dengan pemandangan alam yang asri nan segar. "Lapangannya luas dan protokol kesehatannya ketat, jadi pegolf tidak perlu khawatir," paparnya.

Direktur Pemasaran BOB Agus Rochiyardi mendukung penuh atas terselenggaranya BoMer. Terlebih saat masih pandemi seperti ini, orang-orang cenderung takut untuk berkegiatan di luar. Padahal, menurutnya, golf menjadi olahraga yang bagus untuk menambah imunitas.

Ke depan, Agus berharap, turnamen BoMer ini dapat melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Magelang. Terutama jajanan tradisional yang khas. "Nanti bisa dikasih voucher. Masyarakat juga harus dirangkul, yang kebanyakan tidak berani masuk ke BIGCC," tandasnya.

Sementara itu, Wahyoe Poerwanto dari Rajawali Golf Club (RGC) Jogja menuturkan, dengan BoMer yang menggandeng para komunitas golf, diharapkan dapat menarik minat para pegolf lain untuk ikut berpartisipasi. Selain itu, turnamen BoMer dinilai cocok untuk orang yang ingin berwisata.

Dia pun berharap, dalam setiap perhelatan BoMer, akan semakin menambah antusiasme para pegolf. Mereka pun tak segan untuk memberi tahu kepada yang lain untuk berpartisipasi. "Tidak hanya dari sekitar Magelang, tapi dari luar kota lainnya. Jadi, manfaatkan event ini untuk berolahraga sekaligus berwisata," kata Wahyoe.

Ketua Komunitas Iwak Peyek Jogja Hartoyo juga mengatakan demikian. Terlebih, para anggota di komunitasnya sudah terbilang usia renta. Baginya, bermain golf dapat menghibur dan membuat tubuhnya lebih berstamina.

Dia berharap, BoMer bakal jadi event berkelanjutan yang dapat mencetak generasi-generasi penerus andal. Terutama dapat mendidik generasi muda untuk menekuni olahraga golf. Menurutnya, golf harus terus digalakkan untuk kepentingan generasi penerus. Namun tak jarang, orang menilai bahwa golf merupakan olahraganya kaum elite. Olahraga yang mahal.

"Masyarakat memandang, golf itu mahal. Tapi, bisa disiasati dengan menyelenggarakan event pada weekday yang cenderung murah. Seperti BoMer ini," ujarnya.

Prasetyawan, dokter kandungan di Temanggung pun mengatakan, stigama masyarakat mengenai olahraga golf yang mahal harus segera dihilangkan. Menurutnya, golf bukan olahraga kaum eksklusif, mahal, sarana pendekatan bisnus, maupun kepentingan politik.

Pras menuturkan, golf pun tidak melulu tentang pertemanan dan kerja sama antar pemain. Melainkan, bisa disisipi dengan pariwisata dan perdagangan. Terutama memanfaatkan produk lokal agar dapat diangkat melalui event seperti BoMer. Katanya, banyak hal yang dilibatkan untuk turut serta meramaikan golf. Banyak pula para generasi muda dan wanita yang masih enggan terlibat dalam olahraga golf. "Mungkin mereka masih terikat dengan sekolah, tapi kalau dikasih fasilitas, seperti harga khusus pelajar, tidak akan membebani orang tua," paparnya.

Fonny, salah satu peserta perempuan yang juga bekerja di terapi akupuntur pintar dari Jogja mengatakan, para perempuan juga perlu untuk lebih menggiatkan diri hidup sehat. Satu diantaranya dengan bermain golf. "Pegolf ladies memang tidak terlalu banyak, tapi kami juga perlu hidup sehat dan bersenang-senang," tuturnya.

Menurut Fonny, kebanyakan, para pegolf berpikir dengan bermain golf, tubuhnya akan sehat. Namun, tidak menutup kemungkinan jika tingkat kekentalan darahnya tinggi. Hal itu dapat memicu penyakit struk dan lainnya.

Setelah selesai bermain golf, para pegolf disarankan untuk memeriksa kekentalan darah yang ada di tubuhnya dengan sebuah alat terapi bernama portable magic device (PMD). Dengan alat itu, praktis, darahnya akan hancur dan mengurangi risiko struk. "Untuk itu, saya mengajak para pegolf untuk memeriksa kadar darahnya," ujarnya.

Untuk mengikuti event ini, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 1.500.000 per peserta (bermain 2 hari dengan makan pagi, snack 9 hole dan makan siang) atau khusus Ladies / Senior <55 th / Junior >18 th hanya dengan Rp 1.350.000 saja.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Prefektur Aichi Mr. Hideaki Omura

Senin, 27 Juni 2022 - 18:00 WIB

Menperin Agus 'Rayu' Perusahaan Asal Prefektur Aichi Bangun Pabrik Baru Hingga Pusat R&D di Indonesia

Dalam rangkaian lawatan ke Jepang, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Prefektur Aichi Mr. Hideaki Omura. Aichi merupakan prefektur pusat…

Pesisir Pantai Kiom

Senin, 27 Juni 2022 - 17:55 WIB

Kementerian PUPR Tata Ulang Kawasan Kumuh Apolo dan Pesisir Pantai Kiom Jadi Wisata Waterfront City

Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh (NSUP) kawasan pesisir pantai tersebut akan menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik sekaligus menjadi destinasi wisata baru kebanggaan…

APJII dan TP Link Kerja Sama Beri Pelatihan dan Sertifikasi

Senin, 27 Juni 2022 - 17:47 WIB

APJII dan TP Link Kerja Sama Beri Pelatihan dan Sertifikasi

TP-Link Indonesia bekerja sama dengan Bidang Pelatihan dan Sertifikasi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada anggota Internet Service…

Garuda Indonesia (ist)

Senin, 27 Juni 2022 - 17:40 WIB

Rencana Perdamaian Resmi Disahkan, Garuda Indonesia Siap Akselerasikan Pemilihan Kinerja

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda) memproyeksikan pemulihan kinerja yang lebih cepat sejalan dengan disahkannya persetujuan terhadap rencana perdamaian oleh Majelis Hakim Pengadilan…

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah

Senin, 27 Juni 2022 - 17:35 WIB

Kementerian PUPR Tingkatkan Kinerja Dukungan Manajemen Dengan Teknologi Informasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna mencapai efisiensi yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik,…