INDUSTRY.co.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengiring 100 perusahaan yang merupakan debitur perbankan dengan portofolio kredit diatas Rp1 triliun. Untuk itu Direktur Utama BEI, Tito Sulistio telah melakukan pembicaraan awal dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuanga, Muliaman D Hadad.

“Secara prinsip pak Muliaman telah setuju,”ungkap Tito di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis(3/11/2016).

Dia menambahkan, dari pembicaraan awalnya dengan Muliaman berencana akan mengeluarkan surat himbauan kepada perbankan nasional  agar mendorong debitur diatas Rp1 triliun sebaiknya dalam mengalang dana melalui proses initial public offering(IPO).

”Kan Ngak salah , kalau mereka IPO sebab secara administrasi mereka sudah rapi dah legalnya  juga sudah lengkap,” ujar Tito.

Sementara potensi jumlah  perusahaan yang dimaksud mencapai 100 perusahaan.” Dari satu penelitian ada lebih 100 perusahaan yang  merupakan debitur dengan nilai lebih dari Rp1 triliun,” terang dia.

Untuk diketahui langkah diatas merupakan upaya BEI untuk mencapai target 35 emiten baru ditahun 2017. Sementara pada sampai saat ini BEI baru mendapat 14 emiten dari target 20 emiten baru sepanjang tahun 2016.