Memasuki Usia 32 Tahun, Kawasan Industri Suryacipta Semakin Berkomitmen Terapkan ESG

Oleh : Kormen Barus | Jumat, 25 Februari 2022 - 15:46 WIB

Memasuki usia 32 tahun, Kawasan Industri Suryacipta semakin mewujudkan penerapan ESG dengan program “leading by example” kepada para tenant salah satunya penggunaan PLTS Atap
Memasuki usia 32 tahun, Kawasan Industri Suryacipta semakin mewujudkan penerapan ESG dengan program “leading by example” kepada para tenant salah satunya penggunaan PLTS Atap

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Sejak dimunculkan sekitar tahun 2005, Environmental, Social and Governance (ESG) telah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan yang telah menyadari bahwa faktor non-finansial juga memiliki peran penting dan menjadi bagian dari proses identifikasi risiko dan peluang pertumbuhan. Kini, berbagai keputusan yang diambil oleh perusahaan juga mempertimbangkan faktor ESG daripada sekedar memperoleh keuntungan finansial semata.

Pada praktiknya, penerapan konsep ESG tentunya disesuaikan dengan bisnis tiap perusahaan, dan tantangan industri manufaktur dalam menerapkan ESG sangat besar akibat kebutuhan energi yang tinggi dan kerap dituding sebagai sumber polusi.

Sebagian besar industri manufaktur berlokasi di Pulau Jawa dan diperkirakan sekitar 60-70% sumber energi yang dihasilkan oleh PLN pada 2021 adalah berasal dari batu bara yang merupakan energi tak terbarukan dan penyumbang emisi karbon terbesar. Kebutuhan energi tak terbarukan ini tentunya akan meningkat tiap tahunnya jika tidak diimbangi dengan pemenuhan energi dari sumber energi baru terbarukan (EBT).

Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai usaha untuk mengurangi emisi karbon antara lain dengan melakukan transisi teknologi menuju tenaga surya atau penerapan solar panel serta rencana implementasi pajak karbon. Dengan demikian, penggunaan solar panel kini dinilai menjadi salah satu solusi awal yang penting bagi banyak perusahaan.

PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), sebagai pengembang dan pengelola kawasan industri, menyadari peran pentingnya dalam mengurangi emisi karbon sebagai salah satu langkah penerapan ESG perusahaan.

Di tahun 2021, Suryacipta menunjukkan komitmennya dengan menandatangani MoU dengan PT Xurya Daya Indonesia (Xurya), sebagai startup energi terbarukan dengan fokus pada jasa sewa PLTS Atap di Indonesia. Suryacipta juga merupakan pengembang kawasan industri pertama dan satu-satunya yang menandatangani Pledge Renewable Energy Commitment pada acara Indonesia-German Renewable Energy Day 2021.

Suryacipta dan Xurya mengawali kolaborasi di tahun 2022 ini dengan instalasi PLTS Atap pada infrastruktur dan utilitas di Suryacipta City of Industry, Karawang. Instalasi ini dilakukan di area gedung perkantoran The Manor dan area komersial The Promenade, serta di area Water Treatment Plant dan Sekolah Menengah Kejuruan Suryacipta.

Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya Indonesia mengatakan, “Instalasi PLTS Atap ini merupakan pilot project kami yang diharapkan dapat mendorong para tenant di Suryacipta untuk mulai beralih ke energi bersih. Hal ini sejalan dengan komitmen Xurya dan Suryacipta dalam menciptakan kawasan industri yang tidak hanya menerapkan smart system, namun juga smart environment yang salah satunya dapat diimplementasikan melalui pemanfaatan energi terbarukan berbasis tenaga surya.

Aktivitas ini akan ditingkatkan kapasitasnya dalam 3 tahun kedepan dan perusahaan akan terus mengembangkan metode lain dan tanpa henti menganjurkan para tenant di dalam kawasan untuk menerapkan hal yang sama. Suryacipta dan Xurya percaya dengan “Leading by Example” dapat menjadi cara terbaik untuk meyakinkan para tenant Suryacipta City of Industry untuk turut serta menggunakan energi yang lebih ramah lingkungan.

Wilson Effendy, Wakil Presiden Direktur Suryacipta mengatakan “Aplikasi solar panel di Suryacipta City of Industry di Karawang merupakan aktivitas nyata dari Suryacipta dalam mewujudkan kawasan yang ramah lingkungan melalui penggunaan EBT”.

Proyek instalasi PLTS Atap ini pun merupakan geliat Suryacipta seiring dengan ulang tahun perusahaan ke-32 yang jatuh pada 26 Februari 2022. Kami berkomitmen untuk menerapkan prinsip ESG pada kawasan kami di Karawang dan Subang. Hingga pada akhirnya, perusahaan tidak hanya memberikan yang terbaik bagi para tenant dan klien namun juga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Hal tersebut tentunya selaras dengan visi perusahaan kami yaitu “Building a Better Indonesia”, tambah Wilson.

 

Secara paralel, Subang Smartpolitan sebagai kota cerdas dan ramah lingkungan yang sejak awal sudah direncanakan dengan konsep “Smart & Sustainable” tentu akan menerapkan ESG melalui pemanfaatan teknologi pada berbagai infrastrukturnya. Sebagai kota baru yang mengintegrasikan aktivitas bisnis, hunian, pendidikan dan rekreasi, penerapan ESG akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

PT Xurya Daya Indonesia (Xurya) merupakan startup energi terbarukan yang berbasis di Indonesia dengan visi menjadi pemimpin dalam teknologi dan solusi untuk energi bersih dan berkelanjutan. Xurya menawarkan metode TANPA INVESTASI dengan sistem sewa untuk memudahkan para pelaku industri melakukan peralihan ke energi surya dengan memberikan “one stop solution” mulai dari studi kelayakan, instalasi, operasi dan pemeliharaan (termasuk penggantian komponen).

 

Sampai saat ini, Xurya telah memasang, mengoperasikan dan merawat lebih dari 50 PLTS Atap yang sudah dari berbagai industri, seperti manufaktur (makanan dan minuman, FMCG, bahan bangunan, baja, tekstil dan garmen), cold storage, pusat logistik, hotel dan pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia mulai dari Palembang, Lampung, Tangerang, Jakarta, Bekasi, Cikarang, Purwakarta, Cirebon, Semarang, Tuban, Gresik, Surabaya, Sidoarjo dan Makassar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid (ketiga dari kiri), Wakil Ketua Umum Agung Sudjatmiko (paling kiri), Plt Sekjen Dekopin Moh. Sukri (kedua dari kiri) mendampingi Deputi Perkoperasian Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi (keempat dari kiri) dan Deputi IV Kementerian Koordinator Perekonomian RI Rudy Salahuddin (kedua dari kanan) saat membuka secara resmi Rapimnas Dekopin tahun 2022 di Jakarta, Jumat (25/11/2022). Foto: Dokumen PIP Dekopin. 

Selasa, 06 Desember 2022 - 06:51 WIB

Kementerian Koperasi Minta Nurdin Halid Kawal Agenda-Agenda Strategis Gerakan Koperasi

Jakarta – Pemerintah meminta Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid untuk mengawal agenda-agenda strategis Gerakan Koperasi Indonesia, khususnya RUU Perkoperasian dan RUU Pengembangan…

Ketua PWI Pusat Atal S Depari dan Ketua HPN 2023, H Mirza Zulhadi

Selasa, 06 Desember 2022 - 06:20 WIB

Ketua PWI Pusat Hadiri Rapat Jelang HPN di Medan

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 mendatang, Kota Medan, Sumatera Utara telah ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara oleh Panitia Pusat HPN 2023. Ketua HPN 2023, H Mirza Zulhadi…

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Selasa, 06 Desember 2022 - 06:02 WIB

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman Tinjau Latihan Puncak Ancab YTP 611/Awl

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengungkapkan rasa bangganya saat memberikan pengarahan usai meninjau langsung latihan puncak Antar Kecabangan Batalyon…

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Selasa, 06 Desember 2022 - 05:00 WIB

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Keceriaan dan senyum anak-anak Pegunungan Tengah terpancar bersama personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK dalam kegiatan lomba mewarnai di Desa Lowanom, Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya,…

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Selasa, 06 Desember 2022 - 04:30 WIB

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Personel Korem 174/ATWyang dipimpin oleh Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Frits Wilem Rizard Pelamonia menerima penyuluhan hukum dari Tim Penyuluh Hukum Kumdam XVII/Cenderawasih TA. 2022 oleh Kakumdam…