INDUSTRY.co.id, jakarta- Pencemaran sungai ialah kondisi masuknya berbagai zat maupun benda tak terurai yang mengakibatkan air terkontaminasi dan kehilangan fungsi. Selain dapat menjadi berbagai sumber penyakit, pencemaran air turut mengakibatkan banjir.
Seperti melansir tempo.co yang dirangkum dari laman Ilmu Geografi, berikut empat penyebab dan enam dampak pencemaran sungai:
1). Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah tangga yang dimaksud bukan hanya limbah hasil aktivitas warga di rumah masing-masing, melainkan termasuk limbah rumah makan, kantor, pasar, pertokoan maupun rumah sakit yang dibuang sembarangan ke sungai. Limbah tersebut meliputi sisa makanan, bekas sanitasi, air bekas sabun mandi maupun cuci pakaian, plastik dan lain-lain.
2). Limbah Industri
Saat limbah industri yang mengandung senyawa-senyawa berbahaya dari sisa kegiatan industri dibuang ke sungai dapat menyebabkan pencemaran. Akibatnya air sungai akan mengalami perubahan warna dan menimbulkan bau menyengat. Salah satu contoh limbah industri ialah cairan yang mengandung minyak, dan akan menganggu kelangsungan hidup biota sungai.
3). Limbah Pertanian
Sisa obat pembasmi hama seperti insektisida yang dibuang ke sungai dapat menyebabkan sungai kekurangan oksigen dan pada akhirnya menganggu ekosistem sungai.
4).Permukiman di Pinggir Sungai
Semakin banyaknya populasi dan urbanisasi manusia kerap membuat orang berbondong-bondong membangun rumah di pinggir-pinggir sungai. Akibatnya pinggiran sungai dipenuhi pemukiman kumuh, di mana warga kerap membuang sampah sembarangan.
Perilaku tak baik ini dapat menyebabkan penumpukan sampah dan rumah bagi mikroorganisme jahat penyebab berbagai penyakit. Dampak lainnya bisa menyebabkan banjir.
Pencemaran sungai ialah kondisi masuknya berbagai zat maupun benda tak terurai yang mengakibatkan air terkontaminasi dan kehilangan fungsi. Selain dapat menjadi berbagai sumber penyakit, pencemaran air turut mengakibatkan banjir.
Penjelasan mengenai penyebab dan dampak pencemaran sungai tersebut ada baiknya dijadikan sebagai pejalaran untuk tidak mengembangkan perilaku yang merusak sungai. Menjaga sungai sama saja menjaga kelangsungan hidup di masa depan.
Bersamaan dengan momentum Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022, SiCepat Ekspres bersama Banksasuci Foundation untuk berkolaborasi melestarikan lingkungan melalui Program Cisadane Bebas Sampah 2040 dengan memberikan bantuan 100 meter WasteTrap Sungai Cisadane di Banksasuci Cihuni, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/02/2021).
Selain menyalurkan bantuan berupa wastetrap yang dibutuhkan untuk menyaring sampah di sungai, SiCepat Ekspres bersama Banksasuci Foundation juga melakukan aktivitas bersih-bersih sampah di Sungai Cisadane Desa Cihuni sepanjang 5km menggunakan perahu karet milik SiCepat Ekspres.
The Kim Hai, Chief Executive Officer SiCepat Ekspres menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan komitmen SiCepat Ekspres dalam mendukung pelestarian lingkungan secara berkesinambungan.
"Melalui kegiatan ini, SiCepat Ekspres berkomitmen untuk terus terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan, khususnya di Daerah Aliran Sungai Cisadane. Pembersihan Sungai Cisadane ini tentu bertujuan untuk mengurangi volume sampah di sungai yang berpotensi menjadi penyebab banjir," ujarnya.
The Kim Hai juga menambahkan bahwa pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup yang dimulai dari perilaku dan kebiasaan masyarakat.
"SiCepat Ekspres juga berharap bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, masyarakat dapat semakin waspada dan disiplin untuk bisa menjaga kebersihan sungai demi keamanan dan kenyamanan bersama. Sehingga, lingkungan kita menjadi lebih bersih, sehat, dan aman dari bencana banjir," tambahnya.
Sementara itu, Ade Yunus selaku Ketua Banksasuci Foundation mengucapkan terima kasih atas dukungan SiCepat Ekspres dalam menyukseskan program Cisadane Bebas Sampah 2022.
"Mudah-mudahan ini merupakan langkah awal dan wujud sinergi, kolaborasi dan aksi berkesinambungan kerja sama SiCepat Ekspres dengan Banksasuci sukseskan Cisadane Bebas Sampah
2022, untuk itu kami Ucapkan terimakasih atas support dari SiCepat Ekspres semoga terus memberikan manfaat bagi lingkungan," terang Ade.
Hal senada disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yang mengapresiasi kegiatan dan program Cisadane Bebas Sampah 2022 yang diinisiasi Banksasuci dan SiCepat Ekspres tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan SiCepat Ekspres dan Banksasuci dalam membantu merealisasikan Program KIPRAH Kabupaten Tangerang melalui Cisadane Bebas Sampah 2040," Ujar Sekretaris Dinas LHK Kabupaten Tangerang, Budi Khumaedi.
SiCepat Ekspres adalah perusahaan ekspedisi yang berdiri sejak tahun 2014, dimana fokus utama dalam pelayanannya adalah pengiriman 8 Jam Sampai untuk wilayah Jabodetabek dan Bandung serta pengiriman 1hari Sampai untuk kota besar seluruh wilayah Indonesia.
Dengan Slogan “Ketika Semua Jadi Mudah”, SiCepat Ekspres mempunyai cabang dan gerai yang tersebar di seluruh kota di Indonesia untuk menjawab segala kebutuhan dan keinginan pelaku e-commerce didukung dengan sistem teknologi terkini. SiCepat Ekspres merupakan salah satu dari sedikit pemain yang menyediakan layanan logistik terintegrasi (termasuk Last-mile, Warehouse & Fulfilment, Commerce Enabler, Distribusi Online dan Logistik Jarak Jauh).