INDUSTRY.co.id - Jakarta - Wise, perusahaan teknologi internasional mengumumkan kemitraannya dengan Tencent Financial Technology yang dapat melakukan transfer uang ke China melalui Weixin (WeChat) yang dimiliki dan dioperasikan oleh Tencent merupakan aplikasi social platform terkemuka di China.
Dengan kerjasama terbaru ini, pelanggan Wise dapat mengirim uang dari 11 mata uang, termasuk USD, GBP dan IDR ke mata uang Yuan dalam hitungan menit dengan nilai tukar pasar menengah ke pengguna Weixin.
Pengguna hanya perlu nama penerima dan identitas Weixin. Dana akan diterima kartu bank yang dihubungkan ke akun penerima pada aplikasi Weixin.
Sejak peluncuran transfer uang ke China pada 2016, Wise terus membangun kemitraan dan infrastruktur untuk membawa cara baru bagi pelanggan untuk mengirim uang ke China.
Pelanggan Wise dapat mengirim uang kepada pengguna Alipay dan UnionPay di China dan kemitraan ini meningkat ke rute baru di mana pelanggan dapat mengirim uang ke pengguna Weixin.
Lim Paik Wan, Wise's APAC Expansion Lead, mengatakan bahwa China adalah negara penerima pengiriman uang terbesar kedua di dunia dengan aliran masuk 60 Miliar Dolar Amerika ke negara tersebut pada tahun 2020. Melalui kerjasama dengan Tencent Financial Technology ini, pelanggan Wise di seluruh dunia bakal mendapat pilihan lain untuk mengirim uang ke negara tanpa markup nilai tukar.
"Dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang akan datang, layanan yang cepat, nyaman, terjangkau, dan transparan akan memberikan nilai yang sangat besar bagi orang-orang yang mengirim uang ke rumah untuk orang yang mereka cintai," ungkap Lim Paik Wan.
Wenhui Yang, General Manager, Tencent Financial Technology Asia Pacific, mengatakan bahwa kemitraan dengan Wise menandai tonggak pencapaian penting dalam mempermudah pengguna di seluruh dunia untuk transfer uang ke China melalui Weixin.
"Kolaborasi ini merupakan langkah dalam menghadirkan kenyamanan bagi penerima kami di China dengan memanfaatkan jangkauan global Wise bersama dengan Weixin, platform yang paling dikenal oleh penerima kami di China," ungkap Wenhui Yang.