Warga di Swedia Protes Minta Ganti Nama Desa, Karena Selalu disensor di Internet

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 25 Januari 2022 - 10:20 WIB

Fucke, Desa di Swedia (Foto: Times of India)
Fucke, Desa di Swedia (Foto: Times of India)

INDUSTRY.co.id - Beberapa daerah memiliki identitas yang unik, dan ada tempat-tempat dengan nama-nama aneh, seperti Fucke, di Swedia yang membuat warga di sana merasa tidak nyaman lagi karena kata tersebut dianggap kasar dan memalukan.

Dilansir dari laman Times of India, penduduk setempat meminta untuk segera mengubah nama desa mereka karena merasa 'lelah' nama desa mereka selalu disensor di media sosial. Hal ini karena kata-kata 'Fucke' yang terdeteksi di media sosial dianggap kasar, meskipun pada dasarnya Fucke tidak memiliki arti umpatan.

Fucke adalah nama resmi sebuah desa, yang terletak di tepi Fuckesjön (Fucke Lake). Konon, nama desa Fucke sudah ada sejak desa didirikan tahun 1547, menurut Institut Bahasa dan Cerita Rakyat.

Pada saat namanya dibuat, orang zaman dahulu mungkin tidak pernah mengira jika nama desanya akan disensor oleh media sosial ketika memasuki era digital.

Terlepas dari latar belakang sejarah seperti itu, penduduk setempat benar-benar muak dengan semua sensor ketika menulis atau menyebutkan tentang desa mereka di situs media sosial seperti Facebook atau ketika mencoba menjual barang secara online.

Sampai sekarang, desa yang indah memiliki sekitar 11 properti saja dan semua pemilik rumah lelah disensor. Mereka menghadapi beberapa masalah karena nama desa yang agak 'tidak senonoh'. Oleh karena itu, untuk memecahkan masalah sekali dan untuk selamanya, penduduk telah memutuskan untuk mengirim aplikasi ke Survei Tanah Nasional Swedia untuk mengubah nama desa menjadi Dalsro, yang berarti 'lembah yang tenang'.

Menurut pihak berwenang Swedia, prosesnya akan memakan waktu dan penduduk tidak mungkin memiliki jawaban sebelum musim panas
dimulai.

Survei Tanah Nasional Swedia mengatakan kepada media lokal, "Kebiasaan nama tempat menurut undang-undang ini berarti bahwa, antara lain, nama tempat harus ditulis sesuai dengan norma-norma yang diterima untuk bahasa Swedia tertulis, serta fakta bahwa nama tempat yang saat ini digunakan tidak dapat diubah kecuali ada alasan luar biasa," jelasnya.

Mereka lebih lanjut mengatakan bahwa jika nama-nama baru dibuat, efeknya pada nama-nama yang ada sebelumnya harus
dipertimbangkan. "Jadi, jika suatu tempat sudah memiliki nama yang mapan dan populer, perlu ada alasan yang sangat kuat untuk mengubahnya," katanya.

Ini bukan insiden pertama kalinya. Sebelumnya pada 2007, sekitar 15 penduduk desa Swedia Fjuckby mencoba tetapi gagal mengubah nama kota mereka. Kemudian, di Austria, penduduk sebuah kota bernama F *** ing cukup beruntung untuk mengubah nama menjadi Fugging pada Januari 2021.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat peresmian fasilitas produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI)

Jumat, 01 Juli 2022 - 12:10 WIB

Resmikan Fasilitas Produksi PT STI, Menteri Bahlil Minta Ruang untuk Anak-anak Daerah jadi Tuan Rumah

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir dalam Peresmian Fasilitas Produksi PT Smoore Technology Indonesia (STI) yang berlokasi di Kabupaten Malang.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Jumat, 01 Juli 2022 - 12:09 WIB

Kabar Duka Cita, Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meninggal dunia, Jumat (1/7/2022). Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta…

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat menerima laporan dari Ketua Komisi II Ahamd Doli Kurnia. Foto: Jaka/ rni

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:17 WIB

DPR Sahkan 3 UU Provinsi Baru, Puan, Jaminan Hak Rakyat Papua dalam Pemerataan Pembangunan

Jakarta-Rapat Paripurna DPR RI menyetujui 3 Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait provinsi baru Papua atau DOB (Daerah Otonomi Baru) Papua. Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengatakan, dukungan…

Ilustrasi tenaga kerja konstruksi

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:05 WIB

Tahun 2022-2023, Kementerian PUPR Perbanyak Program Pembinaan Tenaga Kerja Konstruksi Vokasional

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi terus melakukan pelatihan dan sertifikasi pada tenaga kerja konstruksi guna meningkatkan kompetensi…

KSP Indosurya

Jumat, 01 Juli 2022 - 11:05 WIB

Sah! KSP Indosurya Berstatus Koperasi dalam Pengawasan Khusus

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) akan menetapkan KSP Indosurya dalam status Koperasi Dalam Pengawasan Khusus menyusul belum tuntasnya proses pembayaran kewajiban terhadap anggota serta…