Prospek Bisnis Suplemen Jadi Peluang

Oleh : Wiyanto | Kamis, 13 Januari 2022 - 00:53 WIB

Amway Head of Marketing and Communications Dharmaparayana Sthirabudhi mengatakan prevalensi penyakit-penyakit memiliki trend yang selalu meningkat di Indonesia yang tidak menular.
Amway Head of Marketing and Communications Dharmaparayana Sthirabudhi mengatakan prevalensi penyakit-penyakit memiliki trend yang selalu meningkat di Indonesia yang tidak menular.

INDUSTRY.co.id-Jakarta - Tidak hanya Covid 19, masyarakat Indonesia secara umum berisiko tinggi dapat terkena penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan osteoporosis. Hal ini menyebabkan prospek bisnis suplemen kesehatan di Indonesia menjadi sebuah peluang besar.

Amway Head of Marketing and Communications Dharmaparayana Sthirabudhi mengatakan prevalensi penyakit-penyakit tersebut memiliki trend yang selalu meningkat di Indonesia. Menurut Infodatin Kementerian Kesehatan tahun 2019, Indonesia menempati peringkat ke-7 negara dengan jumlah penderita Diabetes Melitus tertinggi di dunia.

“Kurangnya aktivitas fisik/olahraga, kurangnya asupan buah dan sayur, makanan tinggi lemak, kalori, dan natrium, minuman beralkohol, serta kebiasaan merokok adalah gaya hidup masyarakat Indonesia secara umum yang berisiko tinggi mengakibatkan penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan osteoporosis," ujarnya di acara Peluncuran New BodyKey Meal Replacement Shake by Nutrilite™️.

Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi pada kelompok usia ≥18 tahun sebesar 34,1% dengan estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian.

Selain itu Content Creator dan Influencer Nutrisi, Diet dan Kebugaran Hansboling mengatakan, Pandemi Covid 19 juga dapat membuat masyarakat baik di dunia maupun Indonesia semakin sadar akan penting dan mahalnya kesehatan.

"Semua orang pasti mau memiliki gaya hidup sehat. Banyak yang akhirnya gagal sebelum mencoba karena merasa tantangannya banyak. Kesibukan yang padat, metabolisme yang menurun, fisik yang sudah lebih mudah capek, kerepotan dalam menyiapkan makanan dengan gizi seimbang, dan masih banyak lagi alasan lainnya."

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 07 Agustus 2022 - 16:00 WIB

Kebutuhan Meningkat, Menperin Agus Bakal Genjot Produksi Gula Nasional

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan terus mendorong peningkatan produktivitas industri gula melalui pola intensifikasi dan ekstensifikasi hingga pemanfaatan digitalisasi. Langkah ini…

Penyanyi Pop Melayu Andrigo

Minggu, 07 Agustus 2022 - 14:46 WIB

Penyanyi Pop Melayu Andrigo Rilis Single Karam Ditengah Harapan

Dalam bermusik bila ingin mudah dikenali, mesti konsisten d:-\engan genre musik yang sebagai pilihannya. Hal itu yang tengah dijalani, Andrigo, ia setia sebagai penyanyi pop melayu. Sebagai…

OPPO Bazaar Fashion Festival

Minggu, 07 Agustus 2022 - 14:38 WIB

OPPO Bazaar Fashion Festival Jadi Fashion Show Didokumentasikan demham Smartphone OPPO Find X5 Pro 5G

Berbeda dari peragaan busana lain yang menampilkan fashion show dengan sorot pencahayaan yang terang dan gemerlap, OPPO Bazaar Fashion Festival membawa nuansa redup dan temaram namun tetap dengan…

Danone Indonesia Raih Penghargaan di Ajang IDEAS Awards 2022

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:50 WIB

Danone Indonesia Raih Juara Umum Dengan 7 Penghargaan di Ajang IDEAS Awards 2022

Danone Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan 7 penghargaan dalam ajang IDEAS 2022 yang diselenggarakan oleh Humas Indonesia bagian dari PR Indonesia Group yang berlangsung secara offline…

Migas Ilustrasi

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:50 WIB

Hadapi Gejolak Ekonomi Global, AKLP Harap Pemerintah Jamin Keberlanjutan Harga Gas Industri USD6/MMBTU

Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) optimis pemerintah sesegera mungkin akan menetapkan regulasi booster/penguat untuk menghadapi gejolak ekonomi global selepas pandemi Covid-19 yang…