Hati-hati Fintech Palsu, Simak 3 Tips Ini Agar Tak Mudah Tertipu

Oleh : Hariyanto | Rabu, 12 Januari 2022 - 15:53 WIB

Ilustrasi pengguna ponsel
Ilustrasi pengguna ponsel

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Indonesia saat ini mendukung masyarakat untuk memanfaatkan produk fintech (teknologi finansial) resmi sebagai upaya mewujudkan inklusi keuangan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Ada berbagai jenis layanan fintech resmi dengan bermacam-macam produk yang dapat diakses oleh masyarakat; di antaranya fintech pembayaran, pendanaan, penggalangan dana, dan layanan keuangan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. 

Sayangnya, inisiatif pemanfaatan layanan fintech sempat menyita perhatian dengan maraknya kasus fintech pendanaan pinjaman online (pinjol) ilegal dalam beberapa kurun waktu terakhir.

Pemerintah, institusi, dan penegak hukum telah berupaya memberantas kasus tersebut. Selama 6 bulan di tahun 2021, Kementerian Kominfo RI pun telah memblokir lebih dari 400 fintech ilegal. 

Lalu, apakah Anda menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang menggunakan produk fintech jenis apa pun? Sebelum menggunakan produk fintech tersebut, hal apa saja yang Anda lakukan untuk memastikan bahwa produk fintech yang Anda gunakan aman dan resmi? Berikut 3 tips dari Flip yang bisa diterapkan agar tidak tertipu fintech palsu.

1. Cek legalitas perusahaan fintech 
Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk menggunakan layanan fintech adalah mengecek apakah perusahaan fintech tersebut sudah resmi atau memperoleh legalitas dari regulator terkait. Saat ini setidaknya terdapat dua institusi yang memberikan izin beroperasinya perusahaan fintech di Indonesia, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

BI mengatur perusahaan fintech yang melakukan inovasi pada sistem pembayaran. Sementara itu, OJK mengatur fintech agregator keuangan, peer-to-peer lending atau pendanaan, dan konsultasi keuangan.

Anda juga dapat melakukan pengecekan legalitas perusahaan fintech melalui beberapa sumber melalui situs ojk.go.id pada menu IKBN, situs bi.go.id serta situs kominfo.go.id.

2. Pelajari soal fintech dan literasi keuangan
Pelajari berbagai informasi tentang fintech melalui banyak sumber, salah satunya, inisiatif Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) yang menghadirkan situs CekFintech.id untuk mengedukasi masyarakat tentang legalitas fintech. Anda harus lebih cermat terhadap modus fintech ilegal karena tidak sedikit oknum-oknum yang mencoba menyalahgunakan penggunaan nama dan longo penyelenggara fintech resmi agar masyarakat mau menggunakan produk fintech ilegal. 

3. Teliti dalam memproses 
Setelah Anda menemukan produk fintech resmi apa yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhanmu, kamu wajib membaca serta memahami persyaratan dan ketentuan yang diminta oleh penyedia layanan fintech, misalnya menyetor KTP, KK, NPWP, slip gaji, dan buku tabungan. Anda harus hati-hati apabila penyedia layanan fintech meminta surat-surat rahasia yang tidak semestinya dibagikan, seperti surat tanah. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Senin, 24 Januari 2022 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 126 KC Bantu Prosesi Pemakaman Warga Perbatasan RI-PNG

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC membantu proses pemakaman salah satu warga meninggal dunia karena sakit di Kampung Sach, Distrik Waris, Kab. Keerom.

Foto pembangunan proyek Apartemen Antasari 45 yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari No. 45, Cilandak, Jakarta Selatan, yang diambil dari atas. (Foto: Apartemen Antasari 45)

Minggu, 23 Januari 2022 - 23:57 WIB

Pengembangan Apartemen 45 Antasari Berlanjut Jadi Antasari Place

AH Bimo Suryono, Direktur Utama PT Prospek Duta Sukses (PDS), menanggapi keluhan yang disampaikan Paguyuban Konsumen Apartemen 45 Antasari yang terdiri dari sekitar 210 pembeli 45 Antasari.

PT Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:08 WIB

BUMD Food Station Tjipinang Jaya Raih Penghargaan Top Quality Product & Company 2022

Jakarta - Mengawali tahun 2022, PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menerima penganugerahan penghargaan dari Bintang Record Indonesia dengan kategori…

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema ponzi atau piramida ilegal.

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:03 WIB

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap Pemilik Aplikasi Robot Trading Ilegal Sistem Ponzi

Jakarta-Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap salah satu aktor utama tersangka kasus dugaan investasi penjualan aplikasi robot trading dengan skema…

Ketum IMI Bambang Soesatyo

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:00 WIB

Ketum IMI Ingatkan Semangat Brotherhood Harus Rekatkan Ikatan Kebangsaan, HUT Ke-3 MBI DKI Jakarta

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengingatkan bagi sebuah organisasi, peringatan hari ulang tahun adalah momen penting, baik sebagai sarana refleksi…