INDUSTRY.co.id - Jakarta– PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT), Perseroan yang berfokus pada bisnis operator pelabuhan serta pengadaan dan pemeliharaan alat-alat pelabuhan, memproyeksikan bisnis Perseroan sampai dengan akhir tahun masih sesuai dengan ekspektasi dan mulai menyusun strategi untuk meraih pertumbuhan kinerja tahun depan.
Salah satunya dengan mencari peluang di bisnis peremajaan dan jasa engineering alat Pelabuhan di Indonesia dan negara lain.
Direktur Utama PORT, Paul Krisnadi, mengatakan “Tahun depan kami prediksi masih banyak tantangan karena kongesti Pelabuhan di dunia masih berlangsung. Untuk mengatasinya PORT menjajaki peluang di bisnis peremajaan alat dan jasa engineering alat pelabuhan dimana PORT telah memilikipengalaman lebih dari 10 tahun di bidang ini.”
Selain itu, PORT juga sedang meneliti kemungkinan otomatisasi business process di luar Pelabuhan yang masih ada kaitannya dengan kegiatan usaha PORT, misalnya otomatisasi bagian dari mata rantai logistik.
Biaya logistik di Indonesia sampai saat ini masih terlalu tinggi dan banyak disebabkan oleh faktor-faktor yang terjadi di luar pelabuhan.
Terkait dengan tantangan bisnis kedepan, PORT menilai akan ada beberapa risiko yang perlu diantisipasi terutama dari sisi biaya energi. Selain itu Perseroan juga mengantisipasi penurunan penjualan alat pelabuhan (port equipment sales) yang sifatnya memang tidak reguler.
“Untuk mengatasi risiko tersebut selain pengembangan layanan dan meningkatkan produktivitas, tahun depan PORT masih akanterus meningkatkan efisiensi biaya dengan langkah peremajaan beberapa alat Pelabuhan dan menargetkan kenaikan pendapatan 5% dari segmen terminal operator,” sambung Paul.