Wow Dahsyat! RI - Jepang Teken MoU Dagang Capai USD 802,18 Juta

Oleh : Ridwan | Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi penandatanganan lima nota kesepahaman (MoU) secara daring antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang asal Jepang senilai U$1,61 juta atau berkisar Rp22,7 miliar.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi mengungkapkan nota kesepahaman itu mencakup sejumlah produk di antaranya produk kacang, ayam olaha, produk perikanan, makanan halal, produk pertanian, dan furnitur antik.

“Diharapkan hubungan ekonomi Indonesia dan Jepang terus berkembang dan saling menguntungkan,” kata Didi dalam keterangannya, Sabtu (23/10).

Didi menyampaikan, apresiasi setinggi-setingginya bagi pelaku usaha Indonesia dan mitra asal Jepang yang tetap gigih dan berupaya keras untuk melakukan ekspansi bisnis di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

“Saya juga meminta pelaku usaha Jepang untuk mengunjungi platform TEI-DE ke-36 2021 guna mengeksplorasi produk yang dapat diterima di pasar Jepang,” ujarnya.

Secara total, kata Didi, nilai penandatanganan MoU pada TEI-DE ke-36 hingga hari kedua yaitu US$802,18 juta.

“Nilai ini diperoleh dari penandatanganan MoU di hari pertama sebesar 800,57 juta dolar AS dan hari kedua sebesar 1,61 juta dolar AS. Nilai ini tentunya akan terus bertambah,” pungkasnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →