Waduh Ngeri, Menkes Sampe Kaget! Banyak Orang Positif Covid-19 Nekat Nyelonong ke Kantor Hingga Mal

Oleh : Ridwan | Rabu, 06 Oktober 2021 - 19:20 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku heran masih banyak ditemukan warga Indonesia yang nekat masuk kantor, toko hingga mal, padahal positif Covid-19 terdeteksi di PeduliLindungi.

Menurut Menkes Budi, hal itu menjadi catatan bagi pemerintah untuk memperbaiki skrining itu.

"Ini sudah kita monitor dengan bantuan IT, jadi kita lihat untuk setiap aktivitas, di 6 aktivitas, berapa sih yang hitam (positif Covid-19)," katanya di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

"Kita kaget juga ternyata masih ada orang yang sakit masih nyelonong-nyelonong masuk mal masuk toko, masih masuk kerja, pabrik, industri perdagangan, itu yang kemudian nanti bisa kita perbaiki," tambahnya.

Dari catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terdapat 9.865 status hitam yang masih berkeliaran di ruang publik per 5 Oktober 2021.

Jumlah paling banyak yang dikunjungi oleh orang terpapar Covid-19 yakni mal, dengan jumlah 6.380 orang.

Lalu ada industri perdagangan sejumlah 1.068 orang. Selanjutnya, orang yang masuk ke bioskop berjumlah 253 orang.

Lalu orang yang berkunjung ke rumah makan dan restoran berjumlah 257 orang, dan terakhir di sekolah ditemukan sebanyak 7 orang.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →