Hebaaat! Sandiaga Uno dan Mantu Jokowi Bakal Sulap Medan jadi The Kitchen of Asia
INDUSTRY.co.id - Medan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno terus mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk menjadikan kota tersebut sebagai 'The Kitchen of Asia'.
"Kami dari pusat tentunya akan mendorong rencana Kota Medan menjadi The Kitchen of Asia. Mudah-mudahan Kitchen of Asia bisa masuk program unggulan di bidang pariwisata," kata Sandiaga usai menikmati santap malam bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution di Tjong A Fie Mansion, Medan, akhir pekan kemarin.
Menurut Sandi, Magnet Medan adalah kuliner.
"Jadi, program ini sangat tepat sekali, apalagi jika dilengkapi dengan kisah-kisah sejarah," tambahnya.
Ia pun berniat magnet sejarah dan kuliner di Medan bisa beriringan dengan pengembangan destinasi super prioritas Danau Toba. Menurutnya, hal ini adalah kebangkitan di bidang pariwisata yang akan membuka peluang usaha, dan tentunya lapangan kerja.
Lebih lanjut, Menparekraf menekankan, memulai kebangkitan ekonomi dari jalur pariwisata juga mesti menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sebab, pandemi Covid-19 yang telah setahun melanda negeri belum akan berakhir.
"Ingat, prokes harus tetap diketatkan. 3M juga harus terus dijakankan" tegasnya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution menjelaskan, tema Kitchen of Asia yang dipilih untuk kampanye pariwisata Kota Medan. Disebutkannya, masa kini dapur itu bukan lagi ruang di bagian belakang. Bukan ruang bersekat yang pengap.
"Hari ini dapur sudah dipajang di bagian depan. Saat ini di restoran-restoran bagus, di hotel-hotel, dapur terbuka. Orang-orang bisa melihat langsung bagaimana makanan mereka disajikan. Maka, chef pun beraksi di depan pelanggannya," kata Bobby.
"Dengan begitu, dengan kemasan seperti itu maka nilainya naik. Begitulah kita akan terapkan di Medan, promo kuliner kita akan dibalut sejarah yang akan jadi andalan di sektor pariwisata," tambahnya.
Menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu sadar, secara tekstur Kota Medan tidak punya alam yang cukup untuk jadi destinasi wisata. Maka, harus diciptakan inovasi-inovasi baru untuk menarik wisatawan, salah satunya di kawasan Kesawan. Sebab, bangunan-bangunan di Kesawan memiliki ceritanya masing-masing.
"Faktor sejarah itulah yang nanti akan menambah cita rasa kuliner Kota Medan," Bobby menerangkan.
Sembari menunggu revitalisasi gedung-gedung syarat sejarah di kawasan Kesawan, kulineran akan segera dibuka. Pada Minggu (28/3/2021) malam soft launching Kesawan City Walk telah dijadwalkan.
"Itu sebagai bagian dari Medan The Kitchen of Asia," tandasnya.