Luhut Senang Bukan Kepalang: Saya Gembira! Kita Bawa Danau Toba ke Panggung Wisata Dunia yang Tanpa Batas..

Oleh : Candra Mata | Jumat, 29 Januari 2021 - 11:33 WIB

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan gembira lantaran Kementerian Tenaga Kerja turut mendukung pengembangan SDM di kawasan destinasi super prioritas Danau Toba.

“Saya gembira Menteri Ketenagakerjaan mengambil inisiatif menyiapkan SDM yang kompeten di bidang pariwisata, khususnya di Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba,” kata Luhut secara virtual seperti dikutip redaksi Industry.co.id pada Jumat (29/1/2021).

Perlu diketahui, kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman  (MoU) Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) dengan Institut Teknologi Del dan Perjanjian Kerja Bersama Ditjen Bina Penta Kemenaker dengan PT. Toba Tenun Sejahtera.

Dijelaskan Luhut, bahwa kerjasama ini dilakukan untuk mengembangkan teknologi wisata berbasis digital serta mengembangkan pelatihan masyarakat agar dapat berkontribusi dalam membangun pariwisata Danau Toba.

Menurutnya, kerja sama dengan IT Del merupakan pengembangan teknologi wisata berbasis digital yang merupakan langkah tepat untuk dilakukan di era digital saat ini. 

Selain itu, pendampingan dan pelatihan yang dilakukan bersama-sama dengan Toba Tenun, menjadi langkah yang tepat untuk mendorong masyarakat di Danau Toba dan sekitarnya untuk aktif berkontribusi bersama-sama. 

“Kita bawa Danau Toba ke panggung wisata dunia yang tanpa batas,” pungkas Menko Luhut.

Sementara itu, Menaker Ida Fauziah menyampaikan bahwa pariwisata di Indonesia merupakan sektor yang paling terdampak dengan adanya pandemi Covid-19.

“Covid-19 sangat berdampak pada sektor pariwisata dan hal itu juga pasti berdampaknya pada sektor ketenagakerjaan. Hampir 6,5 juta orang nyaris terpangkas pendapatannya karena dampak yang luar biasa ini,” keluhnya. 

Untuk itu, Kemenaker sendiri telah menempatkan program pelatihan tenaga kerja pariwisata untuk 2021.

"Dan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas akan menjadi fokus interfensi Kemnaker," tandas Ida.

Adapun Staf Ahli Menko Bidang Konektivitas Maritim Sahat Manaor Panggabean menyampaikan bahwa sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Program pengembangan dan pembinaan SDM akan meningkatkan kualitas pelaku atau penyedia jasa wisata, hal ini sejalan dengan program Presiden yang menetapkan pembangunan SDM menjadi prioritas utama menjadi pekerja keras, yang dinamis, terampil, dan tentunya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucap Sahat.

Selain itu, ia juga menyinggung mengenai faktor penunjang lainnya seperti seni budaya dan kuliner merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk mendukung pariwisata.

“Kemajuan pengembangan sektor pariwisata adalah mengembangkan sektor seni budaya dan kuliner yang tidak dimiliki daerah lain sehingga bisa berkelanjutan, kita wajib mengolah keunggulan daerah yang kita miliki,” tutupnya.