Wow! Putri Kerajaan Saudi Kepincut Bangun Resort Mewah di Kawasan Wisata Indonesia

Oleh : Ridwan | Selasa, 05 Januari 2021 - 18:17 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Putri Kerajaan Saudi, Princess Jauhara bersama para pengusaha setempat, menemui Konsul Jenderal RI di Kantor KJRI Jeddah pada akhir tahun kemarin.

Dalam pertemuan yang bersahabat tersebut, Princess Jauhara menyampaikan ketertarikannya untuk memulai bisnis dengan Indonesia.

Dalam siaran pers Kementrian Luar Negeri, 5 Januari 2021, Konjen RI di Jeddah, Eko Hartono dan tim menjelaskan berbagai peluang dagang dan investasi, mulai dari sektor fesyen, makanan, furniture, otomotif, hingga properti.

Untuk menunjukkan keseriusannya, Princess Jauhara akan mengirim tim ke Indonesia setelah situasi memungkinkan untuk melihat langsung pilihan-pilihan investasi, khususnya untuk resort property di daerah wisata.

Putri Jauhara yang merupakan penggemar mie instan Indonesia ini, juga meminta Konjen Eko untuk menggelar pameran produk-produk Indonesia, termasuk kuliner.

Di tengah pandemi sepanjang tahun 2020, KJRI Jeddah telah berupaya memfasilitasi puluhan kegiatan ekonomi, investasi, dan perdagangan bilateral antara mitra-mitra di Indonesia dan Arab Saudi.

Pada tahun 2021, upaya serupa akan dilakukan KJRI Jeddah secara lebih intensif guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional Indonesia.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →