Asiiik! Ini Janji Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, Ibu Susi Pasti Girang dan Bahagia!

Oleh : Ridwan | Senin, 28 Desember 2020 - 10:05 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberikan amanat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk mengevaluasi regulasi terkait pengelolaan ekaspor benih lobster guna memperbaiki kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional.

Seperti diketahui, Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk Jokowi untuk menahkodai Kementerian Kelautan dan Perikanan menggantikan Edy Prabowo yang tersangkut kasus korupsi benih ekspor beberapa waktu lalu. 

"Soal benur (ekspor benih lobster) akan kita evaluasi karena saya cinta keberlanjutan lingkungan," kata Sakti Wahyu Trenggono dilansir dari Antara, akhir pekan kemarin.

Menurut mantan Wakil Menteri Pertahanan itu, ada beberapa pesan dari Presiden Jokowi yang perlu dievaluasi, salah satunya adalah terkait ekspor benih lobster.

Trenggono berpendapat bahwa bila akibat ekspor benih lobster akan merusak lingkungan maka generasi mendatang bakal tidak memperoleh manfaat.

Ia menyatakan telah melepas jabatan Komisaris Utama PT Agro Industri Nasional (Agrinas) yang mendapatkan izin ekspor benih lobster. Terkait jabatan tersebut, Trenggono menyebutkan bahwa jabatan itu ex-officio karena terkait dengan jabatannya sebagai Wamenhan.

PT Agro Industri Nasional (PT Agrinas) adalah perusahaan yang dibentuk oleh Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan, dalam pembinaan Kementerian Pertahanan RI untuk menjalankan peran strategis mewujudkan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air lewat usaha di bidang produksi tanaman pangan, produksi perikanan, bioenergi, konservasi, distribusi pangan dan teknologi produksi pangan.

Untuk itu, ujar dia, yang bakal menggantikan posisi komisaris tersebut adalah Wamenhan selanjutnya.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun dikutip Kontan menyatakan ekspor benih lobster memiliki permasalahan dari segi hulu hingga ke hilir.

Menurut Tama, sejumlah permasalahan hulu seperti dalam perizinan antara lain terkait kuota dan berdasarkan informasi dari pelaku usaha yang datang ke ICW, ada perusahaan yang memenuhi persyaratan tetapi tidak mendapatkan izin ekspor.

Dari segi hilir, lanjutnya, antara lain adanya penentuan satu perusahaan kargo saja yang memonopoli upaya-upaya untuk melakukan ekspor benih lobster.

Perlu diketahui, sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pernah memberikan ucapan selamat kepada Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri KP. Susi berharap Trenggono mampu mengemban tugas sesuai amanah.

"Mas Trenggono, selamat atas tugas baru sebagai menteri kelautan dan perikanan. Semoga amanah," kata Susi Pudjiastuti mengutip akun Twitter pribadinya, Rabu (23/12/2020).

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →