Hebat! Dua Pekan Ditangani Luhut, Kasus Covid-19 di Indonesia Mulai Alami Penurunan

Oleh : Ridwan | Selasa, 29 September 2020 - 09:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo telah bertugas selama tujuh bulan Pandemi melanda Indonesia, sehingga ia pun mengamati pertambahan jumlah kasus aktif tiap harinya.

Sebagai informasi, dua pekan lalu Presiden Joko Widodo menunjuk Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan untuk menekan penyebaran Covid-19 di sembilan provinsi prioritas, tepatnya ia ditunjuk bersama dengan Doni Monardo.

Namun belakangan ini, sejak penunjukkan Luhut, Doni menilai kasus Covid-19 mulai mengalami penurunan.

"Perintah Bapak Presiden, 13 September lalu, Wakil Ketua Komite Bapak Luhut Binsar Panjaitan kita lihat data terjadi penurunan. Kita berada di bawah angka global untuk kasus aktif," ungkap Doni dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi (28/9/2020).

Adapun klaim Doni itu, terbukti dengan adanya data penurunan angka kasus aktif Covid-19 dalam sepekan terakhir yang terjadi di sejumlah wilayah Tanah Air, meski sebelumnya menyumbangkan kasus positif cukup banyak, yakni di Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.

Tak berhenti sampai situ, Doni juga membeberkan jumlah pasien sembuh yang mengalami kenaikan, diikuti dengan tren penurunan kasus kematian yang diklaim menunjukkan 3,8 persen meski tetap berada di atas rata-rata dunia.

"Tetapi kita harapkan angka kesembuhan di waktu-waktu ke depan akan semakin membaik," tegas Kepala BNPB itu.

Sedangkan terkait penugasan Luhut, Doni pun menyebut bahwa setiap hari selalu memimpin rapat koordinasi untuk mensinergikan kerja seluruh kementerian/lembaga.

Tepatnya, Rapat itu disebut melibatkan epidemiologi, pakar kesehatan masyarakat, hingga ahli di bidang obat.

"Sudah dibuatkan sebuah SOP yang nantinya akan menjadi rujukan kepada seluruh pimpinan rumah sakit agar bisa mengikuti SOP yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan," tandas Doni.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →