Rehat Tengah Hari, IHSG Ditutup Turun ke Posisi 5.660

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 25 April 2017 - 12:49 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun ke posisi 5.660,41 pada rehat tengah hari Selasa (25/04/2017) ini dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di level 5.664,48.

Penurunan IHSG pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh harga 308 saham yang mengalami penurunan, 111 saham stagnan dan 155 saham tidak ditransaksikan samasekali. Sementara itu, terdapat 162 saham yang harganya menguat.

Total nilai transaksi di sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp4,492 triliun dengan volume perdangangan sebanyak 5,233 miliar unit saham. Investor asing melakukan aksi beli saham bersih senilai Rp306 miliar dengan volume transksi sebanyak 60 juta unit saham.

Sebanyak lima dari 10 indeks sektoral BEI mengalami penurunan. Indeks sektor aneka industri menderita penurunan 1,42%, atau 21,88 poin, ke posisi 1.515. Kemudian disusul oleh indeks sektor perdagangan dan indeks sektor konsumer yang masing-masing tergerus 0,68% dan 0,41%. Sementara itu, indeks sektor industri dasar mengalami kenaikan tertinggi, yaitu 0,78%, atau 4,74 poin, ke posisi 609.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers pada rehat tengah hari ini adalah saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang harganya terangkat Rp30, atau 3,9%, menjadi Rp805 per unit, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang harganya meningkat Rp225, atau 2,6%, menjadi Rp8.925 per unit dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya naik Rp10, atau 2,5%, menjadi Rp412 per unit.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang harganya mengalami penurunan dan menjadi top losers pada rehat tengah hari ini adalah saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya tergerus Rp575, atau 2,1%, menjadi Rp26.350 per unit, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang harganya susut Rp8, atau 2,1%, menjadi Rp380 per unit dan saham PT Astra International Indonesia Tbk (ASII) harganya turun Rp150 per unit, atau 1,6%, menjadi Rp9.000 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →