Empat Saham Emiten BUMN Direkomendasikan BELI Hari ini

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 17 April 2017 - 08:06 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Empat saham emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) direkomendasikan BELI pada perdagangan Senin (17/04/2017) ini. Keempat saham yang dimaksud adalah saham-saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

“BJTM, TLKM dan WSBP saat ini sedang mengalami perbaikan harga dalam jangka pendek dan menengah, sehingga ketiga saham BUMN tersebut menjadi menarik untuk diakumulasi. Sementara itu, harga komoditas global yang sudah berada di titik terendah dalam 10 tahun terakhir ini serta valuasi sektor pertambangan yang sudah murah mengakibatkan ANTM menarik untuk dikoleksi,” papar Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas, di Jakarta, Senin (17/04/2017).

Yuganur mengemukakan, aksi akumulasi saham-saham BUMN tersebut dilakukan seiring dengan perkiraan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali menguat setelah pada Kamis (13/04/2017) ditutup turun ke posisi 5.616.

“Pada akhir pekan lalu, IHSG mengalami koreksi yang wajar. Itu akibat aksi jual dalam beberapa hari belakangan ini karena ada sebagian pelaku pasar tidak tahan menghadapi volatilitas pasar regional dan fluktuasi indeks EIDO. Aksi jual mereka mengakibatkan kenaikan IHSG menjadi tertunda,” ujar Yuganur.

Karena itu, demikian Yuganur, jika IHSG dapat menembus titik resistensi di level 5.650 dan terus bertahan di atas level tersebut, maka IHSG kemungkinan akan terus menguat dan mencetak titik tertinggi baru sekaligus menguji titik resistensi di posisi 5.700 dan 5.790.

Yuganur juga mengungkapkan, perbaikan harga keempat saham BUMN tersebut dalam jangka pendek dan menengah diperkirakan bakal terus mendorong kenaikan harga. Karena itu BJTM diperkirakan dapat menembus harga Rp840 per unit. Sedangkan TLKM dan WSBP masing-masing berpotensi mencapai harga Rp4.550 per unit dan Rp600 per unit. Sementara itu, harga ANTM diperkirakan bisa mencapai Rp800 per unit. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →