Presiden Jokowi Semprot Sri Mulyani dan Sofyan Djalil Gara-gara Tol Cisumdawu

Oleh : Ridwan | Selasa, 07 Juli 2020 - 19:02 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memberikan teguran kepada para Menteri. 

Kali ini teguran dilontarkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat terbatas terkait percepatan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

Presiden mengatakan, hingga sekarang, proses pembebasan lahan masih terhambat. Pengembalian dana talangan tanah oleh LMAN kepada badan usaha jalan tol juga lambat karena persoalan administrasi.

"Peraturan teknis pelaksana baik di kementerian ATR maupun di Kementerian Keuangan juga belum lengkap. Saya minta segera diselesaikan, dirampungkan semuanya. Kita butuh percepatan karena ini akan menyangkut juga Bandara Kertajati," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Presiden melihat, selama ini, banyak sekali aturan teknis dan prosedur administrasi yang menjadi kendala sehingga akhirnya menghambat percepatan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Ini terus berulang-ulang kita alami dan tidak ada penyelesaian secara permanen. Penyelesaiannya secara kasus per kasus. Kita tidak pernah membuat regulasi yang sederhana, yang ringkas, yang cepat. Sebetulnya solusinya itu," tandas Jokowi.

Jokowi mengatakan, pembangunan jalan tol Cisumdawu ini sangat penting untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional dan juga daerah sekitar.

"Ini jalan tol penting sekali tapi terhambat," jelasnya.

Karena itu, ia meminta agar Kementerian ATR/BPN segera menyelesaikan berbagai permasalahan hambatan pembangunan tersebut. 

"Ini saya minta segera diselesaikan, dirampungkan semuanya," tutup Jokowi.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →