Minyak Dunia Turun, GNPF Ulama: Jangan Curang, Pertamax Harusnya Rp6000 per Liter

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 18 April 2020 - 14:55 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Harga minyak mentah di pasar internasional terus terjun, di bawah US$28/barel. Seharusnya, harga BBM di dalam negeri juga turun, sebagaimana di banyak negara lain. Malaysia menjual BBM sekelas Pertamax Rp4.500/liter. Bahkan sekelas premium di Amerika cuma Rp2.500/liter.

"Pertamina/Negara sejak beberapa bulan lalu harusnya juga menurunkan harga BBM di dalam negeri, 40-50%," ujar Edy Mulyadi, Sekjen GNPF Ulama di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Jangan curang! Kata dia, Premium jadi Rp3.000-Rp4.000. Pertalite maksimal jadi Rp5.000/liter. Sedangkan Pertamax paling mahal Rp6.000/liter.

Saat harga dunia naik, pemerintah buru-buru menaikkan harga dengan dalih menyesuaikan dengan harga keekonomian. Tapi waktu turun, penurunan harga BBM di dalam negeri ditunda-tunda.

"Penguasa jangan terus-menerus zalim terhadap rakyat. Ga takut dosa? Ga takut siksa di neraka?!" katanya.

Wiyanto

Redaktur

Wiyanto Lulusan UIN Syarif Hidayatullah dan kini menempuh jenjang Megister Ekonomi Islam di Paramadina. Meliput sektor keuangan dan Pertanian serta sektor riil. Tulisan membantu masyarakat dan pemerintah dan investor memahami peta ekonomi secara menyeluruh

Lihat semua artikel →