Undang 50 Merek Global, API Bakal Pamerkan Ketangguhan Industri Tekstil Nasional

Oleh : Ridwan | Selasa, 24 September 2019 - 10:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengundang 50 merek dan peritel global dari negara-negara importir garmen dunia datang ke Indonesia guna memaksimalkan ajang ekspor terbesar RI Trade Expo Indinesia (TEI) 2019.

"Kami undnag 50 merek global tersebut untuk menunjukkan kemampuan industri tekstil Indonesia dari hulu ke hilir kepada rantai pasok tekstil dunia, dan kami akan all out. Ini sangat positif," kata Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Luar Negeri API Anne P. Sutanto di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Anne, delegasi dari merek global tersebut akan melakukan kunjungan ke 11 pabrik tekstil dan garmen yang tersebar di empat provinsi, antara lain, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rencananya, lanjut Anne, pertama meraka akan mendarat di Yogyakarta untuk menikmati culture budaya Indonesia, kemudian akan visit ke pabrik-pabrik tekstil dan garmen. Selanjutnya, mereka akan terbang ke Jakarta untuk ajang TEI 2019.

"Kita memang hanya visit 11 pabrik, tapi kami akan showcase pabrik-pabrik yang memang mampu untuk ekspor, sehingga buyer-buyer ini melihatnya sebagai satu portofolio," terangnya.

Tak hanya itu, terang Anne, delegasi merek global tersebut juga akan mengikuti Trade Expo Indonesia Tesktil Showcase Summit (TEITSS) untuk mengetahui dan memahami industri tekstil Indonesia secara keseluruhan. 

Dimana nantinya, lanjut Anne, mereka dapat berkomunikasi dengan pihak pemerintah RI untuk mengetahui visi perekonomian Indonesia ke depan untuk menyakinkan para calon investor agar mau berinvestasi di Tanah Air. "Mereka bisa bertanya apa saja tentang tekstil dan produk tesktil Indonesia," ungkap Anne.

Anne berharap nilai transaksi produk tekstil dalam perhelatan TEI tahun ini bisa naik 20 persen dari tahun kemarin. "Kalau untuk invetasi kemungkinan baru bisa direalisasikan tahun depan, mengingat perhelatan TEI yang sudah memasuki akhir tahun," tutup Anne.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →