Laba BELL Naik 22% di Kuartal I-2026, Segmen Seragam Melonjak Tiga Kali Lipat

Oleh : Hariyanto | Rabu, 06 Mei 2026 - 11:40 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Trisula Textile Industries Tbk membuka tahun 2026 dengan kinerja yang lebih solid. Emiten tekstil berkode saham BELL itu membukukan laba bersih sebesar Rp4,16 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan penjualan yang tetap terjaga di tengah kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Hingga Maret 2026, BELL mencatatkan penjualan Rp153,28 miliar, naik tipis dari Rp151,41 miliar pada kuartal I-2025.

Lonjakan kinerja BELL terutama ditopang oleh segmen seragam yang menjadi motor baru pertumbuhan perseroan. Penjualan dari lini bisnis ini tercatat mencapai Rp40,11 miliar atau melonjak 209% secara tahunan. Kinerja tersebut mencerminkan tingginya permintaan dari pasar seragam, terutama dari sektor korporasi dan institusi.

Di sisi lain, segmen manufaktur masih menjadi tulang punggung utama pendapatan perseroan. Kontribusi segmen ini mencapai Rp90,24 miliar atau naik 3% secara tahunan, memperlihatkan bahwa bisnis inti BELL tetap bertahan di tengah dinamika industri tekstil domestik.

Direktur Utama Karsongno Wongso Djaja mengatakan capaian awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi perseroan untuk menjaga tren pertumbuhan hingga akhir tahun.

“Kami bersyukur BELL mencatatkan kinerja positif di awal tahun ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” ujar Karsongno dalam keterangan resmi, Jumat (2/5).

Manajemen menilai peluang bisnis pada segmen seragam masih terbuka lebar, terutama dari kebutuhan seragam korporasi dan produk jadi. Untuk menangkap peluang tersebut, BELL mengoptimalkan kapasitas produksi pabrik garmen yang berlokasi di Solo, sekaligus mempercepat penyelesaian sejumlah kontrak yang telah diamankan dan kini masuk tahap produksi.

Strategi ekspansi BELL tidak hanya bertumpu pada penambahan pelanggan baru, tetapi juga pada penguatan kualitas produk dan inovasi. Perseroan terus melakukan peremajaan mesin produksi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil produksi.

Selain itu, BELL juga mengandalkan keberadaan Trisula Innovation Center (TIC) sebagai pusat pengembangan riset dan inovasi produk. Fasilitas ini diharapkan mampu mempercepat penciptaan produk yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar dan tren industri tekstil yang terus berubah.

Dengan kombinasi antara fleksibilitas produksi, kemampuan memenuhi pesanan yang bersifat customized, serta kontrak yang sudah mulai berjalan, BELL membidik kelanjutan pertumbuhan kinerja sepanjang 2026 di tengah tantangan industri yang masih dibayangi tekanan konsumsi domestik.