GATF 2017 Targetkan Penjualan Rp225 Miliar

Oleh : Ridwan | Jumat, 10 Maret 2017 - 12:00 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Garuda Travel Fair 2017 hari ini resmi dibuka oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo. Ajang ini akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) mulai dari tanggal 10-12 Marey 2017.

Ajang GATF 2017 kali ini, yang juga merupakan pelaksanaa tahun kesembilan diselenggarakan serentak di 23 kota besar Indonesia.

"GATF merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan pariwisata nasional," ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo, saat pembukaan GATF 2017 di Pre-Function Assembly Hall, JCC, Jakarta (10/3/2017).

Dalam penyelenggaraan periode pertama tersebut, GATF mengincar 77 ribu pengunjung dengan target penjualan mencapai Rp225 miliar.

Menurut Arif, penyelenggaraan GATF terbilang efektif memberikan kontribusi bagi keuntungan perusahaan.

Dalam pelaksanaan GATF 2017 fase-1 kali ini juga diikuti oleh Garuda Indonesia Group dan mitra usaha yang terdiri dari Travel Agent, Hotel & Resort, Theme Park, National Tourism Organization, Corporate & Travel Equipment, Media Partner, dan BNI sebagai bank partner.

Selama pameran berlangsung, pengunjung akan mendapatkan berbagai penawaran menarik antara lain program 'Happy Hour' dimana pengunjung bisa membeli tiket penerbangan dengan diskon sampai 80 persen.

"Diskon ini berlaku di seluruh kota pameran dilangsungkan, mulai dari pukul 10.00 wib-13.00 wib, dan 16.00 wib-18.00 wib, selama pameran berlangsung, " tutup Arif.

 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →