Per September 2018, Trada Alam Minera Bukukan Laba Bersih US$6,337 Juta

Oleh : Abraham Sihombing | Minggu, 04 November 2018 - 08:35 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), perusahaan perdagangan batu bara, pada akhirnya mampu membukukan laba bersih sebesar US$6,337 juta sepanjang Januari-September 2018, dibandingkan kerugian yang dialami per September 2017 sebesar US$5,963 juta.

 

Kinerja bottom line perseroan yang positif itu diperoleh setelah perseroan pada sembilan bulan pertama 2018 berhasil membukukan penjualan sebesar US$173,275 juta, atau melesat 974,17% dibandingkan per September 2017 sebesar US$16,131 juta.

 

Lonjakan pendapatan TRAM per September 2018 disebabkan oleh penjualan batu bara yang dilakukan perseroan melalui anak usahanya PT Gunung Bara Utama (GBU) dan pendapatan yang berasal dari jasa pertambangan melalui anak Perusahaan PT Ricobana Abadi (RBA).

 

Per September 2018, penjualan ekspor batu bara GBU sudah hampir mencapai 1,6 juta ton. Pada 2018 ini, total penjualan ekspor batu bara tersebut ditargetkan mencapai 2,5 ton. Hal tersebut yagn memicu lonjakan bottom line perseroan secara signifikan.***

 

 

 

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →