Pacu Destinasi Pariwisata, Menpar Ingin Ada Penerbangan Langsung ke Atambua

Oleh : Ridwan | Jumat, 05 Oktober 2018 - 10:25 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Atambua, Menteri Pariwisata Arief Yahya beserta Jajarannya mengunjungi rumah adat untuk mengikut ritual penyucian kembali rumah adat suku Atok Bau Uma Meo, Kamis (4/10/2018).

Kedatangan Menpar disambut oleh tarian adat dan pemberian kain oleh tokoh masyarakat setempat.

Dalam acara adat tersebut Menpar berjanji akan menjadikan desa Tulakadi menjadi destinasi digital dan akan membangun belu sebagai cross border tourism Nomor 1 (satu) di Indonesia. 

Pada pengembangan destinasi, Menpar ingin menjadikan PLBN mottain tidak hanya sebagai lintas bagas tetapi akan menjadikan PLBN Mottain sebagai destinasi pariwisata.

Menpar juga mengatakan, dalam mengembangkan daerah itu akses akan dipermudah dengan cara membuat penerbangan langsung ke atambua. 

"Dengan penerbangan langsung wisatawan tidak perlu menunggu beberapa jam transit untuk sampai ke atambua untuk urusan amenitas dan akomodasi akan ada Caravan, Glamcamp dan Nomadic Tourism yang sedang Digalakan Oleh Kemenpar," terangnya.

Sedangkan faktor penting lainnnya yaitu SDM, Menpar mengatakan semua yang berhubunngan dengan SDM akan berjalan lurus dengan penyiapan desa Tulakadi sebagai destinasi digital.

Menpar juga menawarkan beasiswa untuk 10 pelajar Atambua yang ingin bersekolah di STP Bali atau Poltekpar Lombok.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →