Gelar SIBIF 2018, Sulsel Dibanjiri Investor Luar Negeri

Oleh : Ridwan | Selasa, 07 Agustus 2018 - 11:15 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bakal menggelar Sulsel International Businnes and Investment Forum (SIBIF) 2018 di Claro Hotel Jl AP Pettarani Makassar selama 3 hari, mulai (26-28/9/2018).

Penanggung jawab Bussiness & Ivestment Matching, Amran Silalahir menuturkan, event ini merupakan ajang bertemunya pelaku industri atau usaha dan pemerintah daerah di Sulsel dengan para Investor dari luar Sulsel.

"Melalui event ini diharapkan dapat menjadi akselerator pembangunan Sulsel dengan ditandai dengan banyaknya arus investasi di seluruh sektor pembangunan," kata Amran di Makassar, Sulawesi Selatan (6/8/2018).

Ditambahkan Amran, investasi tersebut utamanya yang berhubungan dengan sektor prioritas pembangunan Sulsel yaitu infrastruktur, pertanian, perikanan, energi, pariwisata, industri dan perdagangan.

Berbagai acara disiapkan seperti seminar dan diskusi, pameran, bisnis dan investasi, industrial site visit, dan networking dinner pun bakal digelar.

"Diharapakan akan datang para investor dari Jakarta dan negara sahabat nantinya," ujar Amran.

Menurutnya, para Investor tersebut nantinya akan membawa peluang kerja sama investasi mereka. "Misalnya Belanda, akan memperkenalkan top sektor investasi mereka dalam bidang teknologi pertanian, Irigasi atau Dam, hingga smart city technology," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Amran, sektor lainnya yaitu health technology, maritime, agrofood, energy, delta technology, water and sanitation, smartcity, dan creative industry juga akan dibahas.

"Peluang ini yang akan kita cocokkan dengan seluruh Kabupaten/Kota melalui Dinas Penanaman Modal Daerah dan Para Pelaku Industri dengan Kadin Sulsel," tuturnya. 

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →