PHRI Desak Pemerintah Siapkan Infrastruktur Pariwisata
INDUSTRY.co.id - Jayapura- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Papua mendesak pemerintah lebih berperan dalam penyiapan infrastrutur pariwisata, agar sektor tersebut bisa mengangkat perekonomian masyarakat, karena potensinya sangat tinggi.
"Pantai Base-G ini potensinya bagus sekali, sampai sekarang jalannya belum di aspal, air dan listrik juga belum masuk, padahal ini sudah 30 tahun. Pemerintah yang harus lebih berperan," ujar ketua umum DPD PHRI Papua Sahril Hasan, di Jayapura, Minggu (27/11)
Ia memandang sektor pariwisata bisa menjadi pendongkrak kemajuan suatu daerah karena memiliki dampak yang luas bagi sektor lainnya.
"Mudah-mudahan dengan adanya program `wonderfull Indonesia`, minimal ada Wisman ke Papua. untuk objek wisata kita imbau pemerintah beri perhatian," kata dia seperti dikutip Antara.
Sahril mengaku sulit untuk mendapat investor guna membangun infrastruktur pariwisata di Papua karena ongkosnya yang cukup tinggi. Hal itu juga yang membuat hingga kini belum ada hotel berbintang lima di provinsi paling timur di Indonesia tersebut.
"Untuk membangun hotel bintang lima di sini minimal Rp300 miliar, jadi kalau pengusaha murni dia memilih dapat bunga enam persen dari deposito. Di Papua ini kalau niatnya hanya mencari uang tidak ada yang mau datang, tapi kalau mau bangun Papua harus bangun di sini, ujarnya lagi.
Belum adanya industri di Papua juga dianggap menjadi salah satu penyebabmasih minimnya investor yang masuk ke Papua.
"Makanya sampai sekarang hotel bintang lima belum ada karena yang membuat acara di sini hanya pemerintah, belum sampai tingkat bisnis karena di sini belum ada industri," kata Sahril.
Karenanya ia pun mendesak kepada pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk bisa fokus membangun objek wisata di Papua karena sebenarnya minat wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, cukup tinggi untuk berkunjung ke Papua, namun Sahril menyebut jumlahnya belum maksimal karena keterbatasan infrastruktur. (Hrb)