Temui Menperin, Menko Pertahanan Nasional Singapura Bahas Sektor Pertahanan Hingga Peningkatan Investasi di KIK

Oleh : Ridwan | Kamis, 19 Juli 2018 - 15:05 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Deputi Perdana Menteri dan Menteri Kordinator Keamanan Nasional Singapura Teo Chee Hean di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

"Dalam pertemuan yang menyenangkan ini, kami membahas peningkatan kerja sama ekonomi dan pertahanan RI dan Singapura," ungkap Airlangga. 

Di bidang ekonomi, lanjutnya, dalah satunya yang kami bahas mengenai kawasan industri kendal (KIK) yang menunjukkan peningkatan investasi yang cukup signifikan. 

"Kemenperin komitmen untuk memajukan kawasan tersebut dengab membangun politeknik furniture di KIK," terang Menperin. 

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi pembangunan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah. 

Selain untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi yang bertujuan menghasilkan para lulusan berkompetensi dan siap kerja, politeknik ini juga dirancang menjadi pusat inovasi teknologi dan pengembangan produk industri furniture dan pengolahan kayu di dalam negeri.

Kemenperin menargetkan pembangunan gedung Politeknik Industri Furniture akan selesai pada tahun 2019 sehingga dapat memulai penyelenggaraan pendidikan angkatan pertama.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →