November, Festival Yaahowu Nias 2018 dimeriahkan Berbagai Atraksi
INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kepulauan Nias, Sumatera Utara akan menggelar Festival Ya’ahowu Nias 2018 menjadi agenda pariwisata andalan Nias. Festival ini akan diselenggarakan pada 16 hingga 20 November 2018.
Ya’ahowu sendiri memiliki makna yakni ungkapan salam damai dan selamat dan nilai luhur kebersamaan dari makna Ya'ahowu. Selain Festival Ya'ahouw, ada juga event unggulan Nias yakni World Surfing League sebagai event yang membawa Nias dikenal ke seluruh dunia yang diselenggarakan di Pantai Saroke pada 24-28 Agustus 2018 mendatang.
"Dua event andalan ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nias,” Bupati Nias Selatan Hilarius Duha, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id, di Jakarta.
Tahun ini, Festival Ya'ahowu akan diselenggarakan bersama dengan empat kabupaten dan satu kota yang berada di Pulau Nias. Festival Ya'ahouw yang digelar selama lima berturut-turut ini akan menampilkan pertunjukan terbaik mereka. Salah satunya adalah tradisi melompat batu yang melegenda yang biasa disebut Fahombo, serta permainan rakyat unik lainnya seperti Rago Ue, Fafusi, Fabelugama, dan Fabiri.
Festival Ya’ahowu Nias 2018 mentargetkan sekitar 50 ribu pengunjung. Para wisatawan ini akan menikmati berbagai rangkaian ancara di antaranya pameran pembangunan, produk unggulan dan kuliner Nias, Ya’ahowu Nias parade (pawai budaya keliling kota Teluk Dalam dengan menampilkan busana daerah dari setiap peserta, kendaraan hias, marching band).
Adapula, atraksi budaya dari kabupaten kota se-Kepulauan Nias (Famozi Gondra, Orahu, Fame Afo, dan atraksi budaya lainnya), batu kolosal yang didukung oleh 100 orang pelompat batu dan akan masuk rekor MURI serta, aneka festival di antaranya Ono Niha Sea Food dan Barbeque Festival, serta aneka lomba di antaranya lomba voli pantai.
“Festival Ya’ahowu Nias 2018 menjadi agenda pariwisata andalan Nias harus diselenggarakan secara konsiten dan terus ditingkatkan kualiatasnya. Juga World Surfing League sebagai event yang membawa Nias dikenal ke seluruh dunia,” imbuhnya, Tokoh masyarakat Nias Yasona Laoly.