Serangkaian Teror Bom Tak Pengaruhi Investasi India di Indonesia

Oleh : Ridwan | Sabtu, 19 Mei 2018 - 10:50 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Serangkaian teror bom yang terjadi di tanah air tidak langsung membuat Indonesia dicoret dari daftar negara tujuan investasi.

Investor India mengatakan tidak terpengaruh dengan adanya serangkaian teror bom yang melanda Indonesia.

Ketua Komite India Kadin Indonesia, Satish Mahtani mengatakan masalah keamanan memang menjadi salah satu faktor pertimbangan investasi. Namun, tentu saja investasi memiliki tujuan jangka panjang dan tidak hanya dipengaruhi kejadian-kejadian sesaat.

"Semua negara ada rasa takut tetapi life must go on dan itu juga terjadi di Indonesia. Ini momen yang agak tense tetapi ke depannya kami optimis," ujar Satish di Jakarta (18/5/2018).

Menurutnya, semua negara ada rasa takut tetapi life must go on dan itu juga terjadi di Indonesia. "Ini momen yang agak tense tetapi ke depannya kami optimis," katanya

Seperti diketahui, tahun lalu, investasi India di Indonesia mencatatkan peningkatan lebih dari lima kali lipat dari US$ 55 juta menjadi US$ 286,6 juta. Pada kuartal I-2018, menurut data BPS neraca perdagangan Indonesia-India tercatat sebesar US$ 4,33 miliar.

"Tidak bisa dari satu insiden kami jadi ragu dan tidak masuk ke negara ini. Jadi kami harus lihat long termnya," tutur Satish.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →