BPDPKS Dukung Upaya Penguatan Poisisi Sawit di Pasar Internasional

Oleh : Hariyanto | Kamis, 26 Januari 2017 - 10:52 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mendukung upaya penguatan posisi sawit dan produk sawit Indonesia di pasar internasional dalam bentuk pendanaan bagi tim negosiator Indonesia saat berbicara dalam forum-forum internasional yang menyoroti sub sektor perkelapasawitan.

"Dalam waktu dekat, Pemerintah Indonesia akan melakukan pertemuan dengan Eropa dan Tiongkok guna promosi produk sawit Indonesia. Termasuk, membahas kebijakan di negara-negara tujuan ekspor tersebut terkait produk sawit," kata Direktur Utama BPDPKS, Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Menurut Bayu, di negara Eropa produk sawit masih menghadapi ancaman dengan penerapan pajak atau aturan tertentu seperti yang pernah direncanakan Prancis, juga munculnya negara lain yang terindikasi baru mau mengusulkan aturan serupa.

Belum lagi dengan munculnya isu kesehatan. Di sisi lain, Eropa dalam perspektifnya mencanangkan pada 2020 hanya akan mengimpor sawit berkelanjutan.

"Pemerintah Indonesia akan terus melakukan pembicaraan dengan mereka tentang apa yang dimaksud sawit berkelanjutan. Kami ikut dukung upaya itu," tutur Bayu.

Bayu menambahkan, pihaknya akan membiayai tenaga ahli Indonesia agar ikut serta dalam kelompok kerja (pokja) yang dibentuk aliansi pengguna minyak sawit Eropa atau The European Palm Oil Alliance (EPOA) yang mana Gapki mewakili industri sawit Indonesia ikut dalam pokja tersebut.

"Kami ingin agar di dalam pokja itu ada tenaga ahli dari Indonesia. Karena itu, kami memberi dukungan pembiayaan untuk memberangkatkan tenaga ahli tersebut supaya Indonesia bisa terlibat langsung," ujar Bayu.(Hry/ Imq)

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →