Keren! di Laos Bakal Ada Wonderful Indonesia Center
INDUSTRY.co.id, Vientiane - Pusat kerja sama antara Republik Indonesia dan Laos yang kemungkinan akan diberi nama Wonderful Indonesia Center rencananya bakal dibangun di ibukota Laos, Vientiane, untuk memperkenalkan beragam potensi Indonesia.
"Kami ingin memperkenalkan bahwa Indonesia bukan hanya Jakarta, Borobudur, dan Bali," kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Laos, A. Firman Arif W Soepalal, di Vientiane, Laos, Jumat(4/5/2018)
Menurut Soepalal, perizinan untuk membangun semacam pusat kebudayaan Indonesia telah diurus tetapi diharapkan ke depannya bangunan tersebut dapat dimanfaatkan seperti untuk memamerkan hasil produksi Indonesia.
Sedangkan ketika ditanya mengenai kapan pusat kebudayaan yang kemungkinan akan dinamakan semacam Wonderful Indonesia Center itu akan diluncurkan, dia menjawab bahwa diharapkan akan secepatnya diluncurkan.
"Wonderful Indonesia Center mudah-mudahan bisa terwujud," paparnya.
Dia juga mengemukakan bahwa bila telah direalisasi, maka sejumlah program seperti pengajaran bahasa Indonesia kepada masyarakat Laos juga bisa dilakukan tidak hanya di dekat KBRI tetapi juga di pusat kebudayaan tersebut.
Sebagaimana diwartakan, Paviliun Pesona Indonesia dalam Pameran Pariwisata Internasional B-Travel menjadi paviliun favorit selama penyelenggaraan pameran yang berlangsung di Fira Barcelona, Spanyol.
"Minat masyarakat Spanyol berlibur dan melakukan perjalanan wisata ke Indonesia cukup tinggi dengan banyaknya permintaan materi promosi pariwisata dan budaya Indonesia," sebut Pensosbud KBRI Madrid dalam keterangannya yang diterima Antara London, Kamis (26/4).
Pameran B-Travel edisi ke-26 diikuti 189 peserta terdiri dari kantor perwakilan pariwisata komunitas/provinsi/regional di wilayah Spanyol, kalangan pelaku bisnis pariwisata (international travel agent/tour operator) dari berbagai negara serta ratusan industri dan perusahaan pariwisata seperti transportasi, penerbangan, perhotelan, restoran dan kalangan travel "bloggers".
Sebelumnya, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari-Februari 2018 mencapai angka rata-rata di atas 1,1 juta orang atau tumbuh 7,99 persen.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/4) menyatakan capaian itu membuatnya optimistis target 17 juta wisman pada akhir tahun ini tercapai.
Secara kumulatif jumlah kunjungan pada Januari-Februari 2018 sebanyak 2,3 juta wisman atau mengalami pertumbuhan sebesar 7,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (Ant)