Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, BP Batam Lakukan Dua Hal Ini

Oleh : Ridwan | Rabu, 02 Mei 2018 - 13:45 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Batam, Pertumbuhan ekonomi di Kota Batam terus mengalami penurunan. Bahkan, penurunan kali ini merupakan pengalaman terburuk sepanjang sejarah Kota Batam. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dalam sambutannya pada acara Business Forum yang diselenggarakan oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Nagoya Hill Hotel, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (2/5/2018).

"Pemerintah telah menargetkan dalam dua tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi di Batam harus mencapai 7 persen," katanya. 

Ia menambahkan, saat ini Batam masih sangat mengandalkan tiga sektor industri manufaktur yaitu industri elektronik, industri galangan kapal, dan industri yang berbasis migas. 

"Kondisi minyak dunia saat ini sangat mempengaruhi pertumbuhan industri yang berbasis migas di Batam. Mau tidak mau kita kena imbas dari kondisi tersebut," ujar Lukita. 

BP Batam melihat ada dua hal yang paling penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam yaitu, mencari sumber pertumbuhan industri baru dan memberikan kepastian kepada investor melalui perizinan. 

"Saya yakin bila kedua hal tersebut dilakukan dalam dua tahun, terget pertumbuhan ekonomi Batam akan kembali mencapai 7 persen," terangnya.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →