Ini Tiga Usulan Indonesia Untuk Wujudkan Kerjasama Indo-Pasifik

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 April 2018 - 11:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Singapura - Pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-32 ASEAN yang digelar di Singapura, Sabtu (28/4/2018) Presiden Joko Widodo mengusulkan tiga upaya ASEAN ke depan, untuk mewujudkan kerja sama Indo-Pasifik.

Pertama, kata Presiden Jokowi, ASEAN harus mampu menjadi motor bagi penciptaan enabling environment.

“Kita harus terus mengajak semua mitra untuk menghormati hukum dan norma internasional mengembangkan habit of dialogue, mengedepankan penyelesaian sengketa secara damai menghindari penggunaan kekerasan,” kata Presiden Jokowi.

Kedua, ASEAN harus dapat mendayagunakan berbagai modalitas untuk menanggulangi tantangan keamanan, termasuk transnational crimes. Beberapa bentuk ancaman yang perlu mendapatkan perhatian antara lain radikalisme dan terorisme perdagangan narkoba, TPPO dan perompakan (piracy).

Ketiga, ASEAN harus pro-aktif dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di Samudera Hindia. Oleh karena itu, Presiden melanjutkan, ASEAN harus terus menjaga sistem ekonomi yang terbuka dan adil.

“Beberapa bidang kerja sama yang dapat dikedepankan antara lain, di bidang maritim, konektivitas, dan pencapaian SDGs. Oleh karena itu, interaksi pelaku bisnis di kawasan Samudera Hindia dan Pasifik perlu ditingkatkan,” kata Jokowi.

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →