Indofood CBP Sukses Makmur Raih Penjualan Rp9,88 Triliun pada Trw I-2018

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 30 April 2018 - 10:33 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Penjualan bersih PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sepanjang Januari – Maret 2018 tercatat sebesar Rp9,88 triliun, meningkat 4,5% dibandingkan periode yang sama pada 2017 sebesar Rp9,46 triliun.

“Sekitar 65% dari penjualan bersih tersebut atau sekitar Rp6,42 triliun dikontribusikan oleh divisi mi instan,” ujar Anthoni Salim, Direktur Utama ICBP, kepada wartawan di Jakarta, Senin (30/04/2018).

Anthoni menjelaskan, kemudian penjualan bersih tersebut juga dikontribusikan oleh divisi dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi & makanan khusus serta minuman yang masing-masing besarnya 19%, 7%, 3%, 2% dan 4%.

“Dengan kinerja penjualan sebesar itu, perseroan mampu meraih laba usaha sebesar Rp1,72 triliun pada triwulan pertama 2018. Itu lebih tinggi 13% dibandingkan dengan realisasi di periode yang sama pada 2017 sebesar Rp1,52 triliun,” papar Anthoni.

Dengan demikian, menurut Anthoni, marjin laba usaha ICBP meningkat menjadi 17,4% per Maret 2018 dibandingkan sebesar 16% per Maret 2017.

“Sementara itu, laba bersih naik 11,1% menjadi Rp1,21 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini dibandingkan di periode yang sama pada 2017 sebesar Rp1,09 triliun. Karena itu, marjin laba bersih naik menjdi 12,3% per Maret 2018 dibandingkan sebesar 11,5% per Maret 2017,” ungkap Anthoni.

Anthoni menuturkan, meski permintaan terhadap berbagai produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) masih kurang menggembirakan, namun pihaknya bersyukur masih dapat membukukan pertumbuhan kinerja pada triwulan pertama tahun ini.

“Kendati demikian, kami tetap optimistis bahwa kondisi pasar dapat membaik dalam beberapa triwulan ke depan sehingga kami akan dapat terus meraih pertumbuhan berkelanjutan,” pungkas Anthoni. (Abraham Sihombing)

Abraham Sihombing

Redaksi

Abraham Sihombing adalah seorang jurnalis dan analis keuangan senior yang berbasis di Indonesia. Dengan karier membentang lebih dari satu dekade di Industry.co.id,m. Spesialisasinya adalah pasar modal, saham, dan sektor keuangan—menjadikannya salah satu penulis paling produktif di bidang ekonomi dan bisnis. Abraham dikenal luas karena analisisnya yang tajam terhadap pergerakan IHSG, saham-saham blue chip seperti BBCA, TLKM, dan ICBP, serta komoditas strategis seperti CPO dan minyak dunia. Selain pasar modal, ia juga aktif menulis tentang sektor industri, agro, dan energi. Gaya tulisannya yang informatif dan berbasis data menjadikannya rujukan bagi pembaca yang membutuhkan wawasan mendalam tentang dinamika ekonomi Indonesia.

Lihat semua artikel →