Jelang Hari Jadi Kota Surabaya, Ratusan dan Lampion Hiasi Jalan di Kota

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 25 April 2018 - 19:00 WIB

INDUSTRY.co.id, Surabaya - Menjelang Hari Jadi Kota Surabaya (HKJS) yang ke-725 pada bulan Mei mendatang, ratusan lampu hias dan lampion dengan berbagai macam bentuk serta warna mulai menghiasi kawasan tengah Kota Surabaya di malam hari.

Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU) Ruang Terbuka Hijau Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKTRH) Kota Surabaya Ipong Wahyu, di Surabaya, Rabu (25/4/2018), mengatakan pemasangan lampion ini untuk menumbuhkan kesan cantik dan sedap dipandang mata bagi warga baik saat melintas maupun bagi mereka pecinta fotografi.

"Ini juga untuk mempercantik dan memperindah Kota Surabaya sekaligus sebagai ajang persiapan menyambut HJKS," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemasangan lampion ini bertujuan agar masyarakat memiliki nuansa dan suasana baru sekaligus untuk wisata agar warga Surabaya tidak bosan.

Menurut dia, bentuk lampion terdiri atas layang-layang dan bintang. Ide konsep ini, lanjut Ipong, tidak hanya dilakukan DKRTH saja, melainkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya turut membantu seperti halnya Dinas Perdagangan (Diseperindag).

"Kalau bentuk lampion layang-layang dikerjakan teman-teman yang tergabung dalam pelaku UMKM di bawah naungan disperindag, sedangkan bintang dan bola-bola di pedestrian, DKRTH yang membuat lalu dikonsultasikan ke Wali Kota Risma," ujarnya.

Bahkan sebelum dipasang, kata Ipong, lampu hias dan lampion sudah ditentukan dan disesuaikan dengan lebar jalan. "Jadi sebelum memasang, sudah kami perhitungkan semuanya," katanya.

Saat ini, lanjut dia, jumlah lampion berbentuk layang-layang sebanyak 75 buah sedangkan yang berbentuk bintang sebanyak 30 buah. "Khusus lampion bintang tersebar di 6 titik yang mana di setiap lokasi terdapat 5 lampion bintang," katanya.

Ke depan, lanjut dia, DKRTH akan memasang lampu hias di beberapa lokasi di antaranya, kawasan Jalan Mayjend Sungkono, Tunjungan dan Urip Sumoharjo. Sedangkan lampion berbentuk bintang dan layang-layang akan dipasang di Jalan Raya Darmo, Tunjungan dan Kertajaya.

"Model pasti akan diubah dan jumlah akan ditambah," katanya.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan pada saat lampion dan lampu hias yang dinyalakan pada malam, Ipong mengatakan DKRTH sudah menyiapkan tenaga lapangan untuk memantau keberdaan lampu-lampu tersebut.

"Ada 15 orang yang bertugas dan terbagi menjadi dua shift (pagi dan malam)," katanya. (Ant)