Kadin Berikan Dua Hal Penting Terkait Pengembangan Pendidikan Vokasi di Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 21 Februari 2018 - 19:15 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan Kadin Indonesia Anton J. Supit menilai pendidikan vokasi bukan hal baru di Indonesia.

Unsur barunya terletak pada inisiatif yang diawali oleh Presiden Joko Widodo yang menghendaki vokasi menjadi prioritas pendidikan menengah saat ini.

"Baru kali ini pendidikan vokasi dibicarakan secara komprehensif, dimulai langsung oleh presiden kita. Sayangnya kita belum memiliki sistem yang terpadu terkait pendidikan vokasi. Sistem inilah yang kita butuhkan," papar Anton di Jakarta (21/2/2018).

Menurut Anton, ada dua hal penting yang dibutuhkan Indonesia untuk meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat akan kepentingan pendidikan vokasi.

Hal pertama adalah hadirnya undang undang khusus tentang pendidikan vokasi. Yang kedua, program kampanye yang masif baik untuk meningkatkan kepedulian akan vokasi maupun untuk mendukung penyebarluasan informasi seputar industri dan ketenagakerjaan.

"Hadirnya perundangundangan akan membentuk sistem, sedangkan kampanye massif akan memperkuat sistem tersebut," kata Anton.

Ridwan

Redaksi

Ridwan Permana merupakan lulusan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta yang saat ini berkiprah sebagai jurnalis ekonomi sektor riil. Ia memfokuskan diri pada peliputan isu-isu industri manufaktur dan properti, dua sektor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan gaya penulisan yang padat, ringkas, dan mudah dipahami, Ridwan dikenal mampu menyajikan informasi ekonomi dan industri yang kompleks menjadi lebih sederhana bagi pembaca. Dedikasinya dalam dunia jurnalistik ekonomi menjadikan Ridwan konsisten menghadirkan informasi yang relevan, faktual, dan bernilai bagi pelaku usaha, pemangku kepentingan, maupun masyarakat luas.

Lihat semua artikel →