Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia: Lahan dan Bibit Jadi Kendala Untuk Penuhi Wajib Tanam

Oleh : Hariyanto | Jumat, 16 Februari 2018 - 13:53 WIB · 1 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia (APBPI), Piko Nyoto mengatakan, keberadaan lahan maupun bibit menjadi kendala untuk memenuhi wajib tanam 5% dari volume impor.

Namun, pihaknya tetap mendukung apa yang diminta oleh Kementerian Pertanian, meski tidak bisa menjanjikan apapun, apalagi semua itu harus dilakukan tanpa bantuan pemerintah. 

"Tercapai atau tidak, tentu itu program pemerintah. Kita tentu mengikuti pelaksanaan dari program pemerintah," kata Piko.

Saat ini, tercatat sebanyak 29 importir telah mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) bawang putih dan sudah melakukan budi daya di sekitar wilayah Wonosobo, Temanggung, Magelang dan Batu.

Meski demikian, belum ada impor bawang putih yang dilakukan sejak awal 2018, sehingga menyebabkan mulai terbatasnya stok dan kenaikan harga komoditas tersebut di berbagai tempat. 

Hariyanto

Redaksi

Herry adalah seorang jurnalis, kreator digital, dan editor yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan rekam jejak kariernya, ia pernah menjadi staf pendukung di portal berita Inilah.com dan aktif sebagai jurnalis serta editor untuk media ekonomi dan bisnis Industry.co.id.

Lihat semua artikel →