Djarot Saiful Minta Semua Hormati Proses Hukum Ahok

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 Januari 2017 - 04:44 WIB · 2 menit baca Baca versi lengkap →

INDUSTRY.co.id - Petahana calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang dijalani oleh calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kami tidak berandai-andai terkait keputusan hukum Pak Ahok. Tapi kami tetap berjuang ingin mewujudkan keadilan. Mari kita hormati proses hukumnya," kata Djarot ketika ditemui di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (10/1).

Ia juga mengatakan bahwa selama Ahok menjalani proses hukum, Djarot dan tim pemenangan tetap bergerak dan partai pengusung juga akan memberikan dukungan untuk pemenangan DKI 1.

Pada hari Selasa, Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menggelar sidang kelima terdakwa penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Auditoriun Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, mulai pukul 09.00 WIB.

Dalam sidang kelima ini beragendakan pemeriksaan saksi-saksi pelapor dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sama seperti sidang keempat sebelumnya pada Selasa (3/1).

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Polisi Iwan Kurniawan di Gedung Kementan, Jakarta kepada Antara mengatakan sekitar 2.000 personel kepolisian dikerahkan menjaga sidang kelima terdakwa kasus penodaan agama tersebut. Ribuan personel kepolisian itu akan ditempatkan di empat ring sama seperti sidang keempat pekan lalu, antara lain di dalam ruang sidang, di pelataran Gedung Kementan, di luar Gedung Kementan, dan di sekitar Gedung Kementan.

Menurut Kombes Iwan, pengerahan ribuan personel kepolisian itu kembali dilakukan untuk mencegah ancaman yang mungkin terjadi saat sidang sedang berlangsung baik dalam skala kecil misalnya adanya tindak kriminalitas hingga dalam skala besar, misalnya kemungkinan adanya teror.

"Selain itu dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi bentrokan antara massa pro dan kontra Ahok yang selalu berunjuk rasa dalam sidang-sidang sebelumnya," kata Iwan.(Hrb)

Herry Barus Lihat semua artikel →